Padukan Sambel Tempe Orek dan Tempong


MALANG - Sambel tempe orek dipadukan dengan sambel tempong khas Banyuwangi menjadi ciri khas Sego Sambel Cak Uut. Tempat makan yang berlokasi di jalan Simpang Raya Langsep ini selalu ramai dikunjungi penikmat kuliner khususnya pecinta pedas.
Menu andalan Sego Sambel Cak Uut yang menjadi daya tarik di antaranya Sego sambel Cumi Pete, Krengsengan Daging dan Dadar Jagung. Semua olahan di warung makan ini diolah dari bahan fresh sehingga kualitas sajian selalu terjaga.
"Misalnya untuk dadar jagung, ketika ada pesanan baru digoreng sehingga kalau makan di tempat selalu hangat. Begitupun dengan olahan cumi sehari langsung habis, tidak ada yang sampai dibuat besoknya," ujar Owner Sego Sambel Cak Uut, Slamet Utomo.
Laki-laki yang akrab disapa Cak Uut memaparkan, setiap harinya Sego Sambel Cak Uut membutuhkan 80 kg cumi dan 150 kg jagung. Karena larisnya kedua menu tersebut satu jam sebelum tutup sudah habis.
Namun jangan khawatir lantaran ada menu lainnya yang tak kalah nikmatnya. Yakni botok telur asin, botok sembokan, jengkol, udang, paru, ayam goreng kampung dan lainnya. Meski terkenal dengan masakan pedasnya, Sego Sambel Cak Uut tetap bersahabat untuk masyarakat yang tidak menyukai pedas ataupun anak kecil.
"Kami ada botok, ayam dan menu alakarte juga ada sehingga keluarga bisa menikmati sajian di sini tidak hanya pecinta pedas. Bahkan kami juga menyediakan menu anak-anak," terangnya.
Kualitas makanan mulai dari bahan hingga proses sajian menjadi prioritas utama. Misalnya saja menu cumi yang dipastikan sehari langsung habis agar rasa tidak mengalami perubahan. Begitupun dengan cabai yang digunakan selalu fresh setiap harinya.
Nikmatnya sajian khas Banyuwangi ini juga didukung dengan suasana tempat yang tentram dan unik. Mengusung konsep Jawa lengkap dengan gazebonya tentu menjadi destinasi kuliner yang wajib dikunjungi di tengah padatnya Kota Malang.
"Konsep ini sebetulnya tidak disetting sedemikian rupa, melainkan tempat awalnya memang sudah mengerucut ke belakang yang di sampingnya ada bamboo. Terlihat alami dan asri di tengah modernisasi yang sedang tumbuh di Kota Malang," urai Cak Uut.
Uniknya, sembari menikmati Sego Sambel Cak Uut pengunjung akan diiringi dengan lagu-lagu Jawa yang semakin menguatkan konsep tempatnya. Di hari biasa warung buka mulai pukul 09.00 sampai 17.00. Jangan heran apabila harus mengantre lantaran setiap hari kuliner ini tak pernah sepi pengunjung.
"Kalau Ramadan kami buka pukul 12.00 sampai 21.00. Untuk buka puasa di sini harus reservasi terlebih dahulu agar mereka yang berbuka tetap bisa makan dengan santai. Karena dari awal puasa hingga tanggal 2 Juni selalu penuh yang reservasi," tandasnya. (lin/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :