Unjuk Kebolehan Anak Jalanan

 
MALANG - Memperingati enam tahun perjalanannya, komunitas Save Street Children Malang (SSCM) menggelar pagelaran seni dengan mengusung tema. Acaranya yang digelar di Aula Institut Teknologi Nasional (ITN), Sabtu (25/3) malam kemarin, mendapat antusias dari penonton.
Pagelaran seni Gama Ananta mengangkat kreatifitas anak jalanan dan anak marjinal di Kota Malang yang telah dibina oleh komunitas ini. Anak-anak yang kerap dipanggil dengan sebutan adik bangsa tersebut menampilkan beragam penampilan, seperti musiklisasi puisi, fashion show, akustik dan tari tradisional.
"Dengan acara seperti ini, adik-adik Bangsa diharapkan dapat menjadi pribadi yang percaya diri, kuat dan selalu semangat untuk mewujudkan mimpi mereka," kata Ketua Pelaksana, Ilma Dhaniar kepada Malang Post.
Perempuan yang akrab disapa Irma ini juga menyatakan, Pagelaran Seni Gama Ananta ini sebagai wujud apresiasi dan terima kasih SSCM pada warga Kota Malang yang telah mendukung adik bangsa untuk selalu berproses.
Tak hanya penampilan langsung di panggung, penonton dapat melihat hasil kreasi tangan dari para adik bangsa yang disuguhkan di sepanjang lorong-lorong pintu masuk acara. Selain itu, ada pertunjukan mendongeng dari boneka tangan yang ditampilkan khusus Gendong Indonesia.
“Konsep Gana Ananta diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti perjalanan berwarna. Pagelaran seni yang digelar setiap tahun ini sebagai refleksi perjalanan dan memoar tentang proses selama enam tahun belakangan ini,” ungkapnya.
Irma berharap, digelarnya acara seperti ini dapat lebih menunjukkan kepada masyarakat bahwa anak jalanan tidak selalu dianggap remeh. "Mereka juga memiliki bakat yang jika diasah dapat menunjukkan sesuatu yang luar biasa," tambah perempuan asal Tulungagung ini.
Selain itu, diharapkan warga Kota Malang dapt lebih meningkatkan kesadaran diri terhadap isu pendidikan dan sosial di lingkungan sekitar, terutama untuk anak jalanan dan marjinal. (mg6/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :