Hoax, Kebakaran Venue Asian Games

 
Informasi kebakaran venue arena Asian Games 2018, yakni Velodrome Rawamangun Jakarta Timur, menggemparkan media sosial. Dalam sebuah postingan di sebuah media sosial, disebutkan bahwa velodrome yang dilalap si jago merah dalam pemberitaan tersebut.
Kabar ini muncul pada 3 Agustus 2018 dan mengejutkan netizen. Dalam tautan di Facebook, para netizen pun berkomentar dan ngomel. Pasalnya, judul berita ternyata hanya click bait. Sebab, isi berita berbeda jauh dengan judul yang menghebohkan. Menurut pejabat berwenang di kepanitiaan Asian Games 2018, Velodrome tidak pernah kebakaran.
Gedung yang mengalami kebakaran pada 3 Agustus lalu, adalah sebuah gudang yang posisinya jauh dari Velodrome. Gedung stadion berjajar dengan sebuah gudang milik Dispora Jaktim. Lalu, di belakang gudang itu ada sebuah Bangunan lagi. Gedung di belakang gudang Dispora inilah yang terbakar.
Jangankan mencapai Velodrome, api tak sampai menyambar gudang Dispora. Dari jauh, memang terlihat bahwa asap seperti membumbung dari Velodrome. Titik lokasi kebakaran berada di sebuah lokasi pengerjaan proyek di area sekitar lapangan baseball. Gudang kayu di dalam area proyek tersulut api.
Jarak antara lokasi proyek dan Velodrome mencapai 100 meter. Kabar Velodrome kebakaran yang ternyata hoax tersebut, memancing komentar dari Ketum PB ISSI Raja Sapta Oktohari. Menurutnya, gedung Velodrome tersebut tidak mengalami kebakaran. Sehingga, peristiwa kebakaran yang berada jauh dari lokasi Velodrome, tak mempengaruhi kesiapan Asian Games.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menegaskan perang terhadap hoax atau berita palsu masih terus berlangsung. Masyarakat milenial dituntut kian teliti dan memakai prinsip akal sehat sebelum menyerap berita yang muncul, terutama di media sosial.
“Jangan gampang terprovokasi, apalagi mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Harus cek di media mainstream, serta cek kepada pihak berwajib,” tutup Marhaeni. (fin/jon)

Berita Lainnya :