Bintik Pada Telur Sebabkan Penyakit


MALANG - Beberapa waktu belakangan, di media sosial, baik Facebook, Line maupun Whatsapp tersebar pesan berantai terkait bintik-bintik pada kulit telur. Diduga hal tersebut bisa menimbulkan penyakit.  Menurut pesan yang beredar, bintik-bintik kecokelatan di kulit telur merupakan bibit penyakit Streptococcus, yang mana kuman dari telur bisa menembus kulit dan masuk ke dalamnya. Bakteri tersebut bisa menyebabkan penyakit seperti pneumonia, meningitis, necrotizing fasciitis, erisipelas, radang tenggorokan, dan endokarditis.
Pesan berantai tersebut tentunya mendapatkan reaksi dari warganet. Mereka semua resah dan khawatir saat membeli telur ayam. Namun, setelah ditelusuri, kabar tersebut tidak sepenuhnya benar alias hoax.
Nutrisionis, Jansen Ongko, MSc, RD mengungkapkan, bintik-bintik kecokelatan pada telur tersebut merupakan hal yang normal. “Bintik-bintik di kulit telur adalah hasil dari pembuluh darah di saluran reproduksi ayam yang pecah selama proses pembentukan telur,” terang dia.
Kondisi tersebut, lanjut dia, bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya usia ayam dan makanan yang dikonsumsi. “Tapi ini bukan tanda bahwa ayam tersebut tidak sehat. Bintik-bintik kecokelatan pada telur adalah hal yang normal," jelas dia.
Dia menambahkan, The American Egg Board menyatakan bahwa telur dengan bintik-bintik cokelat tetap aman untuk dikonsumsi. "Tapi jika hal ini mengganggu, Anda dapat membuang bagian yang terlihat darah tersebut," imbuh dia.
Sehingga, pesan berantai tersebut adalah hoax. Agar tetap sehat, ia menyarankan untuk mencuci tangan dengan sabun setelah memegang telur ayam mentah. Selain itu pastikan telur yang dibeli utuh, tidak retak dan relatif bersih. "Masaklah telur dengan matang sehingga kuman-kuman yang mungkin ada dalam telur akan mati," tandas dia.(tea/lim)

Berita Lainnya :