Angkot Ber AC

 
MALANG - Bagaimana jika seluruh angkot harus memakai AC. Tentunya, masyarakat tidak akan berpaling ke angkutan online. Ada informasi jika tahun 2018 nanti, seluruh angkot di Indonesia harus memakai AC.
Kabar tersebut sempat menjadi viral di media sosial (medsos) facebook (FB), beberapa hari belakangan. Salah satunya seperti informasi foto yang diunggah oleh pemilik akun Win Adhika. Dalam foto tersebut, tertulis ‘Semua Angkot Harus Pakai AC di Tahun 2018’.
Pada foto tersebut, juga ada keterangan ‘Peraturan ini bukan hal baru, karena Peraturan Menteri Perhubungan No.29 ini telah dikeluarkan sejak tahun 2015, dan akan efektif berlaku di 2018’. Sampai siang kemarin, ada 381 orang yang berkomentar dan 10 kali dibagikan.
Komentar masyarakat pun beragam. Seperti John Marco, ‘Ganok AC ae sopire nargetan, opo maneh ber AC seng boros nang bensin’. Begitu juga dengan pemilik akun Setyo Pambudi, ‘Setuju. Gak ac gak popo sing penting ojok nyetir ugal2 an.
Ojok ngebut’. Kemudian pemilik akun Zea Maritza, ‘gak ac an gpp, sing penting tariff e gk nakal’. Dimas Samid juga menimpali, ‘penumpang sesuai kapasitas, kapasitas maksimum 9 ya ojo diisi 11, penumpang bukan ikan sarden’.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafie Lutfi dikonfirmasi tidak membenarkan informasi tersebut.
“Tidak benar. Kami masih belum menerima berita itu (angkot harus memakai AC tahun 2018, red),”  ujar Hafie Lutfi.
Dikatakannya, dari Dinas Perhubungan Pusat ataupun Provinsi Jatim, sama sekali tidak ada wacana tersebut. Kalaupun angkot harus memiliki AC, seharusnya yang dinilai bukan AC melainkan kelayakan angkotnya. Jika memang angkot memakai AC, kendaraan angkot harus benar-benar layak.
“Karena saat ini, masyarakat bisa memilih angkot yang layak. Kalau saya bukan mendahulukan angkot memakai AC, tetapi tahun kendaraan angkotnya. Kalau usia angkot tahun 80-an bagaimana bisa jalan. Membawa kendaraannya saja berat, apalagi ditambah dengan AC,” jelasnya.(agp/jon)