Luncurkan Malang Post Online


MALANG – Malang Post yang merupakan koran dengan readership terbesar di Malang Raya meluncurkan laman online terbarunya, Rabu (02/5). Dengan nama www.malangpostonline.com, mengusung tagline terpercaya, cepat, dan akurat. Peluncuran media online ini juga dihadiri oleh Gus Wahid Ghozali.
Acara launching digelar di hall lantai 2 Graha Malang Post. Selain dihadiri oleh para jajaran direksi, tentu hadir pula bagian pemasaran, keuangan, redaksi dan wartawan. Sebelum memperkenalkan laman barunya, terlebih dahulu dilaksanakan pengajian bersama dalam rangka menyambut Isra Miraj dan menyambut bulan suci Ramadan 1439 H.
Direktur Utama Malang Post Juniarno Djoko Purwanto mengatakan acara pengajian ini juga selain melaunching laman online Malang Post yang baru juga dalam rangka meresmikan musala Malang Post.
“Dengan tempat yang baru, diharapkan bagi pegawai Malang Post yang muslim dapat mengerjakan salat lima waktunya secara khusyuk,” tegasnya.
Dirinya menginginkan tempat ibadah tersebut tidak hanya dijadikan tempat ibadah saja tetapi juga digunakan sebagai ajang silaturahmi antar karyawan. Karena dengan waktu yang terbatas membuat para pegawai jarang dapat berkumpul bersama.
“Meskipun hanya sebentar saja waktu bertemu setidaknya rasa persaudaraaan dapat terjalin makin erat,”tambahnya.
Kemudian acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Gus Wahid Ghozali. Gus Wahid mengatakan bahwa dalam melakukan pekerjaan harus disyukuri.
“Karena pekerjaan itu merupakan ibadah dan rejeki yang telah diberikan oleh Allah SWT,”terangnya.
Dalam suasana tausiyah yang penuh dengan rasa kekeluargaan ini, Gus Wahid menjelaskan bahwa saat ini banyak orang masih kesulitan dalam mencari pekerjaan.
“Intinya jangan mengeluh dalam bekerja karena dalam persoalan pekerjaan yang sulit tersimpan pahala yang besar,”tegasnya.
Dalam kesempatan itu pula, ia mengatakan ada empat point yang perlu dimiliki oleh pegawai Malang Post. Selain yakin, rajin,dan disiplin juga jangan sampai melupakan kewajiban beribadahnya.
“Kalau ada kesulitan haruslah kita meminta pertolonganNya dengan sholat,” ucapnya.
Point yang ketiga adalah sayang sama keluarga. Karena pekerjaan di media massa ini tidak mengenal waktu. Jadi jangan selalu disibukkan dengan kerja, tetapi berikanlah kesempatan untuk bercengkrama dengan keluarga. Dan point yang terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah kompak.
“Perusahaan menjadi besar dan solid karena karyawannya kompak meskipun dari bagian yang berbeda,”bebernya.
Oleh karenanya haruslah memiliki rasa taat, hormat, dan cinta pada pimpinan. Begitu pula dengan pimpinan harus selalu memperhatikan para karyawannya.
Sebelum acara selesai dan meninggalkan tempat, Gus Wahid memberikan nama untuk musala baru Malang Post.
“Saya namakan Al - Iqsan yang artinya berbuat baik sebanyak - banyaknya,”terangnya. Dirinya berharap dengan musala baru dan nama baru, dapat menjadikan tempat ibadah tersebut menjadi tempat ajang silaturahmi.
“Kalau bisa diberi dispenser sekalian sehingga makin guyub nantinya,” kelakarnya.
Kemudian acara dilanjutkan dengan melakukan pemotongan nasi tumpeng oleh Direktur Utama Malang Post diserahkan kepada Sekretaris Redaksi selaku Pimpinan Redaksi Malang Post Online Buari STP. Pemotongan tumpeng tersebut juga merupakan simbolis peluncuran dari www.malangpostonline.com.
Buari mengatakan website laman online ini akan merubah konsep dari Malang Post Online yang sebelumnya. “Kalau dulu harus nunggu sampai malam bersamaan dengan versi cetaknya. Untuk yang sekarang berita akan real time,”tegas pria yang juga menjadi redaktur halaman Arema ini.
Real time yang dimaksud adalah wartawan Malang Post ketika liputan dapat langsung mengirimkan beritanya ke website. “Jadi para pembaca yang ingin tahu berita dari Malang dapat langsung membacanya tanpa perlu menunggu terlalu lama,”ujar Buari.  
Dirinya mengatakan dalam laman online yang baru ini akan mengusung tagline terpercaya, cepat, dan akurat. Ada maksud mengapa ia memakai tagline tersebut. Yang pertama adalah terpercaya yang memiliki arti bahwa berita yang dimuat merupakan berita yang benar benar terpercaya dari narasumber yang berkompeten.
“Media online saat ini kan rentan akan berita palsu atau hoax dan kita ingin menghindari hal tersebut,”tambahnya.
Lalu yang kedua adalah cepat yang memiliki arti berita harus segera ditampilkan agar para pembaca setia Malang Post Online tidak perlu menunggu terlalu lama. Dan akurat yang memiliki makna bahwa berita yang ditampilkan tersebut berdasar narasumber dan fakta berita yang jelas.
Ia mengatakan untuk tampilannya nanti sendiri akan tampak lebih simpel namun tetap eye catching. Membuat pembaca merasa betah untuk membaca berita. “Lebih simpel karena kita inginnya pengakses laman online Malang Post tidak perlu menunggu lama untuk mengakses, karena kalau dibuat terlalu banyak animasi membuat perlu menunggu beberapa saat untuk membuka website, alias berat ketika mengakses,”bebernya.
Dirinya memaparkan untuk website lamanya sendiri tetap dapat diakses dan beritanya masih terus diperbarui tiap harinya. Tapi nanti ke depannya  berangsur - angsur berita terbaru akan diletakkan di website yang baru. “Karena rencana ke depan juga akan kita beri link video jadi berita tidak hanya sekedar tulisan, membuat pembaca makin merasa betah umtuk mengaksesnya,”pungkasnya.(mg5/ary)         

Berita Lainnya :