Marketing "Gila" yang Sukses

Judul : D'Gil Marketing: Think Like There Is No Box!
Penulis : Ahmad Bambang
Cetakan : Kedua, Juni 2017
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-5530-6


Peresensi : KHOIRUL MUTTAQIN
MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MALANG


Kehadiran buku D'Gil Marketing: Think Like There Is No Box! Sudah seharusnya  kita sambut dengan gembira. Penulis, Ahmad Bambang adalah Deputy President Director PT Pertamina periode Oktober 2016 - Februari 2017. Jabatan yang diembannya, sudah tentu   sangat menentukan naik turun dan gagal  suksesnya perusahaan. Pada saat itu. Terdapat hal yang mustahil sekaligus juga unik terjadi. Harga minyak dunia tengah turun, bila perusahaan dapat bertahan di situasi seperti itu saja rasanya sudah bagus. Namun kala itu, yang terjadi Pertamina malah bisa mendapatkan banyak keuntungan dengan terobosan dan strategi yang dimilikinya.

Membaca Dawuk, Membaca Problem Sosial di Tanah Pantura

Sastrawan terkemuka Andrea Hirata pernah mengatakan, fiksi adalah cara terbaik menceritakan fakta. Ada penulis yang lebih kuat memainkan imajinasi dalam karakter novelnya. Namun, ada pula pengarang yang membuat narasinya berdasar penelitian dahulu, kemudian dituangkan dalam karya. Bahkan, banyak penulis yang sampai melakukan riset berbulan-bulan, atau bisa bertahun-tahun, padahal bisa jadi menulis ceritanya cuma satu minggu. Yang jelas, fakta-fakta di masyarakat tidak bisa ditulis serampangan begitu saja dalam karya fiksi.Penulis yang sedang naik daun, Mahfud Ikhwan, menyadari betul betapa menariknya sejarah dan kehidupan masyarakat untuk dijadikan pijakan menyusun karya. Novel Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu, yang berlatar kultur masyarakat pinggir hutan di kawasan pantura, meraih penghargaan sebagai pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2017 kategori prosa.

Peran Ideal Seorang Ayah

Judul         : Bukan Sekadar Ayah Biasa
Penulis     : Misbahul Huda
Penerbit     : Filla Press, Sidoarjo
Edisi         : Juli 2017
Tebal         : 257 halaman
ISBN    : 978-602-19985-6-4

Peresensi    : Ahmad Fatoni
  Pengajar PBA-FAI Universitas Muhammadiyah Malang



ALKISAH, suatu hari Khalifah Umar bin Khattab didatangi seorang ayah beserta anaknya. Sang ayah bercerita kepada Umar betapa dia sudah tak sanggup lagi mendidik anaknya. Si anak diadukan ke Umar karena perangai buruknya yang melampaui batas. Lalu Umar menanyakan si Anak, “benarkah apa yang dikatakan ayahmu wahai pemuda? Dan jika itu benar kenapa kau melakukannya?”.

Berita Lainnya :

loading...