Strategi Jitu Ranggalawe Hancurkan Mongol

Judul        : Ranggalawe: Sang Penakluk Mongol
Penulis    : Makinuddin Samin
Penerbit    : Javanica
Tahun        : Cetakan 1, Februari 2018
Tebal        : 504 halaman
ISBN        : 978 – 602 – 67 – 9930 – 2
Peresensi    : Retno Windarti, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang,


Ranggalawe Sang Penakluk Mongol merupakan novel dengan genre sejarah fiksi yang dikemas melalui penggambaran suasana peristiwa di masa lampau. Ranggalawe merupakan adipati yang menjadi kebanggaan masyarakat Tuban. Dia juga salah satu tokoh yang membuat sebuah impian demi kejayaan Nusantara dan tidak untuk membela kalangan tertentu saja.
    Impian besar Ranggalawe lalu dicapai melalui usahanya dalam membantu satyabrata kepada Raden Wijaya dalam membangun Negara baru. Hal ini tentu memerlukan seseorang yang memiliki kemampuan tinggi dalam mengatur strategi.

Tentu keadaan ini perlu dilakukan karena Raden Wijaya sedang menghadapi dua musuh sekaligus, yakni Kerajaan Kediri dan bangsa Mongol. Strategi jitu yang telah disusun akhirnya mampu mengalahkan Kediri dengan meminjam kekuatan bangsa Mongol. Dalam waktu yang bersamaan pula, Ranggalawe berhasil menghancurkan pasukan Mongol.
Kehancuran Kediri dan Mongol membuat cita-cita Ranggalawe semakin dekat, bersama Raden Wijaya dan kadehan-kadehannya dalam membangun Kerajaan Majapahit. Dia dijanjikan akan dijadikan patih oleh Raden Wijaya. Alih-alih terwujud, Raden Wijaya merasa iri dengan ketenaran Ranggalawe dan merasa tersaingi. Kebaikan Ranggalawe diacuhkan oleh Raden Wijaya, sampai pada satu titik dia akan dihabisi. Apakah yang akan terjadi dengan Ranggalawe? Akankah Raden Wijaya benar-benar akan membinasakan Ranggalawe?

Karya Makinuddin Samin dalam novelnya ini memilki konflik dan gaya bercerita yang cukup detail dan mampu membangun, membangkitkan emosi serta membawa pembaca masuk ke dalam tiap alur satuan cerita yang dituangkan. Ranggalawe, seorang yang berani dan cerdik sudah cukup menggambarkan sosok pahlawan yang pantang menyerah dalam menggapai impiannya.
Novel ini mempunyai ajaran-ajaran hidup dan berkehidupan di lingkungan masyarakat. Konflik-konflik dan kenyataan duka yang dialami Ranggalawe mampu memperkaya cakrawala pembaca dalam menghadapi segala rintangan kehidupan dan mencapai cita-cita dari segala proses tanpa kenal lelah. Hal ini tentu saja tergambar pada sosok Ranggalawe yang tetap berjuang dan tidak putus asa.
Nilai-nilai sosial dan perjuangan benar-benar terungkap di dalam novel ini. Tentu saja ini akan menambah keistimewaan dari segi isi dan amanat yang dapat diambil. Namun demikian, pada novel ini ada beberapa penggambaran suasana yang berlebihan, sehingga menyulitkan pembaca dalam mencapai inti satuan cerita. Akan tetapi, hal itu akan terbayar dengan alurnya yang sangat baik, jika dipahami dan ditelusuri secara mendalam.
Novel ini sangat cocok untuk pembaca kalangan mahasiswa, guru, sejarawan, maupun orang yang memilki ketertarikan di bidang budaya dan literasi. Hal ini dikarenakan, bahasa yang digunakan bergaya estetis, namun tetap disusun secara gamblang dan sistematis. Dengan demikian, pembaca akan dengan mudah memahami cerita dalam novel ini.(*)

Identitas Penulis
Nama                 : Retno Windarti
Tempat Tanggal Lahir    : Malang 8 Januari 1996
Jurusan               : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas              : FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Universitas         : Universitas Muhammadiyah Malang

Berita Lainnya :

loading...