Menghindari Kebiasaan Buruk Pemicu Kanker

Judul Buku    : Mana Yang Menyebabkan Kanker?
Penulis        : DR. Toshio Akitsu
Penerbit    : Qanita
Cetaan        : 1. 2017
Tebal        : 157 Halaman
Peresensi          : Ahmad Wiyono, pegiat Literasi, tinggal di Pamekasan Madura


Kanker adalah penyakit mengerikan yang sangat ditakuti banyak orang, jenis penyakit ini disebut-sebut sebagai penyakit yang mematikan. Itu sebabnya, manusia cenderung down saat divonis sudah terjangkit oleh jenis penyakit tersebut. Bahkan, tak jarang seseorang yang sudah terkena kanker meyakini bahwa hidupnya akan segera berakhir.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa penderita kanker terus meningkat setiap tahun, salah satu pemicunya adalah pola hidup manusia yang serba instan. Ada banyak kebiasaan buruk yang dilakukan manusia ternyata menjadi pemicu tumbuhnya benih-benih kanker. Ini menjadi problem besar, saat dunia begitu gencarnya menkampanyekaan bebas dari kanker, justeru manusia larut dengan sejumlah kebiasaan buruk yang memicu lahirnya penyakit ganas tersebut.
Buku berjudul Mana Yang Menyebabkan Kanker karangan DR. Toshio Akitsu ini memaparkan sejumlah fakta tentang awal mula lahirnya benih kakner dalam tubuh manusia. Yang konon semua itu sebenarnya bisa diantisipasi dan dihindari dengan cara menjaga pola hdup sehat yang benar. Tak ada asap jika tak ada api, itu sebenaraya yang berlaku dalam dunia kesehatan, kanker tidak mungkin tumbuh jika manusia konsisten merawat dirinya dengan cara yang baik.
Cerdas mencegah penyakit Kanker sejak dini adalah tema penting yang diurai penulis dalam buku terbitan qanita ini. Pencegahan dimaksud adalah dengan menjaga pola hidup, pola makan, serta kebiasaan lain yang baik  dan benar. Hal itu bisa diwujudkan dalam beberpa tindakan nyata, seperti mengkonsumsi makanan secara wajar, menghindari makanan yang menngandung zat-zat membahaykan, tetmasuk juga membiasakan olahraga. Cara sederhana ini yang nantinya akan berdamnpak besar terhadap kesehatan tubuh manusia.
Ada sejumlah jenis makanan yang dilansir penaulis dari sejumlah hasil riset atau penelitian yang rupanya memiliki risiko tinggi terhadap lahirnya penyakit kanker, seperti ikan bakar atau steik. Jenis makanan ini tergolong makanan berat, ada banyak kandungan negatif saat dikonsumsi oleh tubuh, selain itu daya serap dan kerja pencernaan terhadap makann ini juga sangat tinggi, disaat ituah kemungkinan terjadinya gangguan pada organ tubuh akan lahir, sehingga tak jarang akan berimplikasi pada munculnya benih kanker.
Saat ini sudah berkembang gaya makan barat; penyuka daging meningkat. Tidak seperti satu dekade lalu, lebih banyak orang yang memilih ikan. Namun, jika dilihat dari sudut pandang kanker, ini bukanlah hal yang baik. Pada saat mencerna daging, usus bekerja lebih keras, dan hasilnya muncullah kemungkinan kanker usus besar. (Hal. 42).
Jebakan instanisme global dalam dunia kuliner ternyata juga hadir daam bentuk minuman ringan yang mengandung alkohol, banyak sekali aneka menuman dengan sejuta varian yang ternyata di dalamnya mengandung sejumlah kadar alkohol, mulai dari yang rendah hingga tinggi. Saat ini mengkonsusi minuman beralkohol ternyata tidak hanya menjadi kebutuhan, namun juga menjadi trend, padahal inilah sebenarnya jebakan global yang sangat berbahaya terhadap kesehatan.
Jenis alkohol berkadar rendah pun, apabila diminum daam jumlah banyak setiap hari, akan menjadi beban yang besar bagi hati. Akibatnya, dapat terjangkit pankreatilis, yang kemudian berlanjut menjadi sirosis hati, dan akhirnya terus meningkat menjadi kanker hati. (Hal. 57).
Sementara itu, kebiasaan buruk manusia yang disebut dalam buku ini menjadi pemicu lahirnya kanker adalah kebiasaan merokok. Sejumlah fakta sudah menunjukkan bagamana bahayanya rokok terhadap kesehatan, tak sedikit manusia yang sudah terkapar akibat kebiasaanya menjadi perojok berat. Buku ini mempertegas bahwa merokok adalah kebiasaan buruk yang menjadi pintu masuknya kanker.
Merokok tidak hanya berisiko terjangkit kanker paru-paru,  indeks berinkman hanya mengutamakan perhitungan terhadap kanker paru-paru. Selain itu, mengenai merokok sebagai penyebab kanker, meskipun saat ini angkanya masih rendah, jika terus menerus merokok , risiko terjangkit kankernya pun meningkat. (Hal. 71).
Hadirnya buku ini hendak menegaskan bahwa lahirnya benih kanker lebih banyak disebabkan oleh sejumlah kebiasaan buruk manusia yang dilakukan sepanjang waktu, mulai dari makanan, gaya hidup dan lain sebaginya. Maka, menghindari kanker tentu sangat mudah, yaitu dengan menjaga pola hidup yang baik dan benar, serta menjauhi kebiasaan yang mengarah pada lahirnya kanker itu snndiri. Jauhi makanan yang mengandung benih kanker, stop merokok, lakukan olahraga. Semoga kita diselamtakan dari segala jenis kanker.

Berita Lainnya :

loading...