Belajar Filosofi Gerak Tari


MALANG POST - BUAH jatuh tidak jauh dari pohonnya. Begitulah kiprah Gita Maharani Swastika yang menekuni  kesenian tari tradisonal. Gita mulai menari sejak kecil karena orang tuanya merupakan penari.

Keinginan Sejak Dua Tahun

DUKUNGAN orang tua dalam setiap kegaitan adalah hal utama. Dukungan adalah sebuah doa agar apa yang dijalani bisa terlaksana tanpa kendala. Itulah yang dirasakan Sindy Amani Faizah dalam pemilihan Duta Wisata atau Kangmas Nimas Kota Batu 2018.
Diceritakan Sindy, sebenarnya sejak dua tahun lalu ia ingin ikut dalam duta wisata milik Dinas Pariwisata Kota Batu ini. Namun karena belum diberikan restu orang tua karena lokasi, dia harus maklum.
"Sebenarnya, saya ingin ikut sejak 2016 lalu. Tapi kerana belum dapat restu, aku percaya kesempatan selalu ada dilain waktu. Karena restu orang tua bagiku adalah doa. Jadi harus aku ikuti," ujar Sindy dengan terseyum.

Kesempatan ternyata juga tiba. Dia mulai dewasa, lebih matang, pengetahuan, bakat hingga kepercayaan dan restu didapat dari orang tuanya. Itu menjadi modal ketika dia melangkah.
"Memang benar, setelah berproses selama dua tahun, kepercayaan dan restu orang tua datang. Buktinya, aku bisa lewati berbagai fase untuk jadi salah satu finalis Kangmas Nimas," imbuh perempuan kelahiran Surabaya, 20 September 1997 ini.

Berita Lainnya :