Tergantung Mood

DI TENGAH kegemaran memperdalam penanganan gawat darurat, Fristy Nur Amalia Floranti, anggota PMR PMI Kota Batu ini tidak mau meninggalkan buku. Dia suka sekali membaca atau menulis sebuah cerita pendek.
Ia berusaha menghabiskan satu buku untuk dibaca setiap bulan. Hingga ia mendapatkan manfaat dan harus menerapkan ilmu dari isi buku itu. Tidak sekadar membaca novel, ia juga suka membaca buku tentang pertolongan pertama.
“Banyak hal yang saya dapatkan dari membaca buku itu. Saat melakukan pertolongan membuat kita lebih tenang, karena tahu apa yang harus diperbuat,” ujar siswa MAN Batu ini.

Wawasan dari membaca buku ini pula, menjadi bekalnya memenangkan juara ketiga lomba pertolongan pertama. Sebenarnya, ia tidak fanatic terhadap buku tertentu yang harus dibacanya.

Malah terkadang ia suka membaca buku yang membuatnya tertarik secara tiba-tiba. Tertarik karena sampulnya, atau dari judulnya yang mengelitik. Namun kalau untuk menulis, ia sering menulis cerita pendek yang temanya tergantung mood.
“Kalau bahagia, bikin cerita yang bahagia-bahagia. Tapi kalau badmood, tulisan cerpennya galau-galau,” ujar perempuan yang sudah tiga tahun menjadi anggota PMR ini.
Hasil tulisannya lebih banyak dibukukan untuk koleksi pribadi. Cerita itu bukan dikirimkan ke koran atau majalah. “Kadang-kadang saya minta masukan ke teman-teman, tentang bagaimana tulisan saya,” ujarnya sambil tersenyum. (dan/feb)