Menyanyi, Makanan Sehari-Hari


Memiliki prestasi di bidang non akademik, terutama di dunia seni, tidak mengubah cita-cita dari Untsaa Frylla, mahasiswi Sastra Inggris Universitas Brawijaya. Ia tetap ingin menjadi seorang duta besar. Sekalipun kini memiliki kesibukan dalam dunia tarik suara hingga pekerjaan sampingan sebagai sebagai seorang make up artist (MUA).
Unstaa merupakan perwakilan Kota Malang dalam ajang lomba Bintang Radion tingkat Jawa Timur. Memiliki kelebihan nyinden, Frylla menjadi juara harapan dalam lomba tingkat provinsi yang kali terakhir ia ikut.
Sebelumnya, ketika SMA dia juga menjadi perwakilan sekolahnya untuk lomba ke tingkat provinsi. "Waktu itu saya juga nyinden. Tetapi yang terakhir ya ikut Bintang Radio pas sudah kuliah," ujar Frylla.
Dia mengatakan, memang suka menyanyi sejak anak-anak. Lomba pun dia ikuti. Tidak jarang, dia ikut lomba bareng sang kakak yang juga jago nyanyi. Tetapi, kakaknya memiliki ketertarikan lain dalam lomba modelling.
"Kalau saya sekarang pilih nyanyi saja. Modelling sudah nggak tertarik. Malahan, sekarang sering make-up anak-anak yang ikut lomba model atau duta kampus begitu," beber dia kepada Malang Post.
Alumnus SMAN 8 Malang Post itu mengakui, untuk saat ini make-up artist menjadi salah satu ladang pekerjaan baginya. Menurut dia, sebagai seorang mahasiswa, dia mendapatkan pendapatan tambahan dari membuat orang terlihat cantik.
Frylla menyampaikan, kegemarannya untuk make-up berawal saat SMP dia sering ikut lomba nyanyi. Dia memilih merias sendiri wajahnya. Namun, hasilnya justru dianggap bagus.
"Pas lulus SMA, akhirnya saya jadikan saja untuk aktivitas sembari nunggu kuliah. Eh sampai sekarang lumayan ramai," papar gadis berusia 19 tahun itu.
Akan tetapi, dia tidak ingin menjadikan MUA sebagai pekerjaan utamanya. Dia tetap mengejar mimpinya untuk menjadi Dubes. Untuk itulah, dia mengambil kuliah jurusan Sastra Inggris dan ketika SMA pun dia sekolah di jurusan bahasa. Padahal, dia mengakui dalam sebulan bisa menerima orderan MUA minimal 10 kali.
"Saya mau jadi Dubes untuk Indonesia," tegas dia.
Menurut dia, ada kesenangan tersendiri ketika mimpinya terwujud. Sebab, dia menjadi perwakilan Indonesia di negara lain. "Makanya, meski sekarang ada beberapa kegiatan atau pekerjaan, saya tetap konsen pada kuliah," tambahnya.
Frylla menuturkan, untuk aktivitas bernyanyi, saat ini dirinya menerima tawaran yang ringan. Seperti bernyanyi di kampus atau sekolah-sekolah. Selain itu, dirinya juga menerima tawaran menjadi seorang MC.
"Menyanyi itu seperti makanan sehari-hari. Kalau tidak ada job, ya saya cover lagu lalu unggah di media sosial," pungkas mahasiswi semester 4 tersebut.(ley/ary)

Berita Lainnya :