When Boredom Comes

 
Dalam suatu hubungan pastilah akan ada lika-likunya ya gengs, nggak selalu bahagia. Begitu juga dengan rasa bosan yang pasti akan dirasakan oleh setiap pasangan yang sudah bertahun tahun pacaran. Saat chatingan yang ditanyakan juga itu-itu aja. “sudah makan belum, kamu lagi ngapain,”. Duh bosan banget kan pastinya. Kalau kamu gimana?
Eitss, tapi saat bosan, jangan buru-buru putusin si dia. Yakin kalau putus bakal bisa dapet gantinya? Bosan itu manusiawi kok dan nggak bisa dijadikan alasan untuk putus dengan doi. Sudah waktunya buat belajar lebih dewasa dan bisa saling mengenal lebih jauh lagi. Selain itu rasa bosan juga sebuah cobaan lho, jika mampu melewatinya, kedepannya dijamin deh hubungan dengan si doi akan lebih kuat.
Salah satu GenZier yang punya pengalaman mengatasi rasa bosan dengan pacar adalah Lisa Aulia. Mengaku sudah berpacaran selama dua tahun, ia harus berusaha menghilangkan rasa bosan terhadap si doi yang terpaksa harus LDR.
“Awalnya sih baik-baik aja, kalau mau ketemu ya tinggal ketemu. Tapi karena beda sekolah dan dia di luar kota jadi cuma bisa chat dan video call aja. Lama-lama bosan juga akhirnya,” jelas siswa asal SMAN 8 tersebut.
Tentu saja Lisa nggak menyerah gitu aja kok dengan rasa bosan itu. Mengingat hubungannya yang sudah lama dan manisnya kenangan indah dulu, ia berusaha membuang rasa bosan yang dirasakan. Mulai dari menyempatkan waktu untuk ketemu atau jalan-jalan.
“Paling efektif itu sebenarnya hangout berdua, karena bisa ngobatin rasa rindu. Hehe. Tapi ya gimana lagi, belum tentu bisa ketemu sebulan sekali. Harus sama-sama kuat akhirnya,” paparnya kepada GenZi.
Mengingat perjuangan saat PDKT memang menjadi cara yang ampuh ya gengs untuk mengusir rasa bosan. Indahnya saat awal pacaran, bahagianya saat ditembak. Waaaah dunia seperti sebuah panggung dan yang lain sebagai penonton dengan seruan tepuk tangannya.
Sayangnya, terkadang banyak pasangan yang  malah nggak punya ide agar hubungannya bisa lebih segar lagi. Namun, beda halnya dengan Sabrina Amalia Putri yang justru selalu punya cara untuk membuat hubungannya dengan si doi tetap hangat-hangat aja lho. 
“Bbosan itu pasti lah ya, apa lagi jika komunikasinya nggak lancar dan monoton yang gitu-gitu aja. Aku sih selalu kembali mengingat gimana perjuangannya supaya bisa deket, serunya awal-awal jadian. Pasti itu bisa mengobati rasa bosan,” jelas Sabrina panggilan akrabnya.
Bukan hanya itu, mahasiswa Politeknik Negeri Malang ini juga mengaku pernah gagal melawan rasa bosan dan akhirnya harus putus. Berbekal pengalaman itu, hubungannya yang sekarang masuk pada bulan ke sembilan tersebut berjalan lebih baik dan bisa mengatasi bosan itu tadi lho.
“Menurutku yang terpenting itu harus saling ngerti, mau menyempatkan waktu untuk ketemu saat lagi kangen-kangennya agar moodnya nggak berubah jadi bete gitu. Terus juga saling mengingatan kembali bahagianya awal jadian dulu. Ampuuh deh kalau buah aku sama dia,” pungkasnya. (*/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :