Ragu Jurusan Baru


Dicky Dwi tengah bimbang dan dilema. Meski sudah diterima di kampus ternama, ia belum merasa puas. Dicky adalah salah satu Genzier yang diterima di jurusan baru, namanya prodi asuransi kesehatan. Karena masih baru, status akreditasinya juga belum ada. Ia pun merasa minder. Seiring berjalannya waktu, kini dia mulai mensyukuri apa yang sedang dia jalani.
“Karena masa depan tidak ditentukan dengan dimana kita belajar, tetapi dimanapun kita belajar pasti bisa meraih masa depan dengan niat dan tekad,” ucapnya.
Ia biasanya akan merespon dengan positif, judge yang diberikan tentang program studi pilihannya itu. Disadarinya, ada tugas penting yang akan diemban nanti, yakni menjadi tenaga medis untuk menangani pasien tentang pembiayaan kesehatan. Semangatnya mengejar cita - cita adalah ingin menjadi orang yang bermanfaat di masyarakat.
Kisah Dicky bisa jadi juga sedang kalian alami. Siapa sih yang gak pengen kuliah di jurusan favorit? selain prospeknya cemerlang, bikin kita pede ketika ditanya orang. Tapi, mencoba hal baru termasuk jurusan baru, gak ada salahnya lho Geng. Gak usah minder, seperti 36 Genzier yang gak pede pilih jurusan baru.
Genzier asal Universitas Negeri Malang Devitri misalnya, menganggap masuk jurusan baru sebagai jalan yang tidak aman.
”jangan ambil resiko deh, ya kalo ke depannya memuaskan, kalau enggak? Kita juga yang susah. Kalau aku sih mending ikut bimbingan belajar dulu buat nyiapin tes tahun depan di jurusan atau prodi yang lebih mantap,” ungkap Devitri.
GenZier prodi teknik kimia Politeknik Negeri Malang, Gracella Ratu mengaku lebih percaya diri dibandingkan anak-anak jurusan baru, tapi mungkin lebih tepatnya bangga.
“Saya juga tidak menjatuhkan teman-teman yang melanjutkan pendidikannya di jurusan atau prodi yang baru, bukanlah rezeki ada di tangan Tuhan?” kata dia.
Beda halnya dengan mahasiswa prodi akutansi Universitas Brawijaya Syaiful Arief. Menurutnya, memilih jurusan itu harus mempertimbangkan passion. Kalaupun ada kendala sulit cari kerja, tak akan jadi masalah ketika niat sudah tertanam kuat.
“Kalau memang benar-benar niat di bidang itu, kita berikan yang terbaik buat jurusan ini. Bukan yang memberika keuntungan buat kita,  tapi kita yang memberikan sesuatu buat jurusan kita,” kata Saiful.
So, Buat GenZier yang merasa kurang percaya diri, kalian perlu buka hati. Peluang untuk bekerja sangat luas, sebab persaingan belum terlalu banyak.  Bersyukurlah atas nikmat yang diberikan agar hidup menjadi lancar dan sukses. (*/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :