Produk Lokal Fenomenal


Proud enough, Genziers? Yup, mulai sekarang coba pikirkan baik-baik, kalau produk-produk lokal Indonesia tetap keren-keren. Jadilah bangga, menjadi pengguna produk-produk hasil karya dari dalam negeri. Karena pasti tak kalah dengan yang berada di luar negeri. Banyak produk lokal yang mempunyai kualitas mentereng. Seperti penjualan sepatu-sepatu lokal, dari hari ke hari, semakin banyak yang berminat.
Wah gila banget sih. Ketika ada segelintir orang yang terus mencintai dan menebarkan semangat untuk selalu mencintai produk-produk dalam negeri. Seperti genzier Adyuta Sheila Reswata, alumni SMKN 3 Malang. Gadis yang juga mempunyai usaha di bidang fashion ini mengaku tertantang untuk semakin memajukan produk-produk lokal. Karena pada dasarnya produk-produk lokal tidak kalah menarik.
“Kita harus bangga dengan produk-produk lokal dong! Ya biar ekonomi lokal tambah maju, kalo produk lokal bagus ngapain pake barang impor,” tukasnya saat diwawancarai oleh kru Genzi.
Genzier asal SMAN 5 Malang, Fanissa Dwi Andriananda mengatakan, produk lokal tidak kalah mentereng dibandingkan dengan produk branded dari luar negeri. “Produk-produk di Indonesia tidak kalah bagus kok. Sekarang banyak sepatu-sepatu yang trendy di kalangan anak muda. Malah produk-produk dari Indonesia sendiri,” kata dia bangga.

Warrior Malang
Akhir-akhir ini, banyak sepatu lokal yang diminati oleh kalangan millenial. Salah satunya adalah agen sepatu lokal Warrior Malang. Saat kru Genzi mengunjungi store yang beralamat di Jl Tirtasari, Sitirejo, Kabupaten Malang, terlihat banyak antrean dari pembeli untuk bisa mendapatkan sepatu yang diidamkan loh. Sampai-sampai berjubel di depan pintu store. Store yang berdiri sejak dua tahun yang lalu ini, lebih memilih produk-produk lokal, karena harganya yang bersahabat.
“Produk-produk lokal ini murah-murah. Karena awal-awal dulu, saya tidak punya modal. Jadi kalau mau jual produk luar negeri gak bisa hehe,” terang Mochammad Syaifullah, owner Warrior Malang sambil tersenyum.
Menurutnya banyak kelebihan yang bisa didapatkan dengan menjual produk-produk lokal. Selain harganya yang murah, juga mempunyai kualitas original. Karena hampir tidak mungkin untuk dibuatkan yang KW. Lelaki yang biasa dipanggil Syaif itu juga mengaku semakin bayak konsumen yang mencari produk-produk sepatu lokal. Mulai dari kalangan pelajar hingga pekerja. Banyak yang singgah di storenya.
“Untuk sepatu warrior, perkembangannya mulai banyak dibandingkan ketika awal jualan dulu. Karena pemasaran juga dilakukan dengan baik, kita selalu memanfaatkan tim yang hobi desain. Jadi kita menjual produk yang cenderung murah itu, tapi dikemas bagus dan keren dalam bentuk visual. Dari situ, kita bisa meyakinkan customer bahwa sepatu itu keren, dan semua bisa membelinya tanpa harus menabung dalam jangka waktu yang lama,” tambahnya.

Awesome Foot Wear
Ada lagi produk lokal yang sedang hype dari Awesome Foot Wear yang beralamat di Jl. Tapak Liman no 11 Kota Malang. Industri fashion yang juga menjamur di Kota Malang, membuat store tersebut masih eksis dan terus berkarya, sejak tancap gas pada tahun 2008. Berawal dari maraknya penjualan barang-barang KW yang berasal dari merk-merk ternama dari luar negeri. Membuat Abraham selaku owner, ingin merubah pola pikir masyarakat yang lebih suka menggunakan barang KW, karena harganya yang relatif lebih murah dari aslinya.
“Kita ingin merobohkan pola pikir kecenderungan penggunaan ‘barang KW’. Kebetulan pada saat itu gencar-gencarnya orang pakai barang KW. Jadi kita buat suatu option untuk masyarakat bisa beli barang original dan murah yaitu barang lokal. Kita sebagai pioner menembus paradigma lama saat itu, kita yakin bahwa kita bisa memunculkan produk lokal yang bagus dan boleh dibilang nggak jelek-jelek amat,” jelasnya dengan antusias.
Di Awesome Foot Wear, mempunyai kriteria barang-barang sepatu untuk skate dan non skate. Dimana dibedakan dari sisi bahan pembuatan. Kalau yang sepatu skate kebanyakan dari bahan suede atau kulit. Kalau non skate dari bahan mesh yang lebih soft. Permintaan dari konsumen juga semakin banyak, karena semakin banyak millennial yang menjunjung prinsip orignalitas. “Permintaan terus melonjak. Namun saat ini kita sampai kuwalahan untuk memenuhi permintaan pasar. Kami sedang berencana untuk expand lebih lagi dan sedang mempersiapkannya untuk kedepan. Semoga semangat dan sinergi local pride terus bisa berkembang menjadi budaya baru yaitu mencintai produk lokal,” ungkapnya.
So produk-produk dalam negeri tidak kalah dengan negara lain. Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Yuuuks jadilah bagian #supportyourlocalproduct! (*/oci)

Berita Terkait