Fenomenal dan Universal

 
UDAH denger lagu Perfect nya Ed Sheeran versi Koplo yang dinyanyiin Via Vallen kan guys! Seru dan Lucu! Kalian yang ada di Jawa Timur pasti gak asing dengan jenis musik satu ini. Musik koplo atau dikenal juga Dangdut koplo adalah sebuah sub aliran dalam musik Dangdut. Dengan ciri khas irama yang menghentak dari gendangnya. Biasanya, syairnya pun dalam bahasa Jawa. Walau syairnya galau, tetap aja musiknya bikin pengen joget.
Selain selalu menciptakan lagu-lagu yang seru, dangdut koplo juga dikenal suka remix lagu-lagu barat yang lagi hits. Seperti Diamond milik Rehana, Despacito hingga Havana. Lagu dalam negeripun juga nggak lepas untuk diremix. Seperti “yang” miik Armada sampai lagu yang melo seperti Akad milik Payung Teduh.  
Gak heran, dari 200 responden GenZi, 72% mengatakan setuju jika dangdut koplo adalah musik segala generasi. Salah satunya adalah I Putu Darmendra Eka Sutama Putra. Menurutnya, eksistensi dangdut koplo nggak terlepas dari keterbaruan alunan musiknya yang selalu mengikuti perkembangan zaman. 
"Penambahan rap, terus efek DJ membuat dangdut koplo jadi tetep seru. Beda dengan genre dangdut lainnya yang cenderung tetap mempertahankan karakternya," jelas mahasiswa Universitas Negeri Malang tersebut.
Selain selalu ada keterbaruan pada musiknya, Putu sapaan akrabnya juga melanjutkan jika daya tarik dangdut koplo ada pada permainan gendang dan juga keseruan pemusiknya. Nggak kalah dengan musik EDM, saat konser juga bisa teriak-teriak. 
"Kalimat kayak buka sitik jos, hak e hak e hak e emang keseruan tersendiri yang selalu ditunggu saat konser. Di konser dangdut lain hampir nggak ada yang bisa teriak seru gitu," sambungnya.
Selain Putu, GenZier lain yang juga menyukai dangdut koplo adalah Adinda Ajeng Puspa Arum. Siswa asal SMAN 8 Malang ini mengaku nyaman ketika mendengarnya apa lagi saat rame-rame bersama teman-teman. "Nggak ada alasan anak kota maupun desa menurutku untuk menyukai musik, kembali ke masing-masing pribadi aja. Buktinya temanku yang mayoritas tinggal di kota juga banyak kok yang suka lagu-lagu genre koplo gitu," jelas Ajeng sapaan akrabnya.
Selain karena musiknya yang easy listening, Ajeng juga merasa jika musik dangdut merupakan musik yang khas dengan Indonesia dan nggak bisa dijumpai dengan mudah di negara-negara lain. Meskipun ia nggak menutup diri dari musik luar, musik dangdut khususnya koplo tetap harus di sukai dan memang layak disukai. "Alasan yang paling utama emang musiknya enak di dengar. Selain itu juga enak buat goyang, enak buat menumbuhkan semangat dan menghilangkan galau. Hehehe," Pungkas siswa kelas 10 ini.
Dangdut Koplo emang never ending ya gengs. Meskipun banyak lagu-lagu luar yang masuk, namun pecintanya nggak pernah berpaling. Justru semakin banyak. Apalagi kalau udah dengerin Nella kharisma dan juga Via Vallen. Lewat lagunya yang berjudul "Sayang" maupun "Jaran Goyang" membawa keduanya menjadi penyanyi top tanah air. Lewat alunan musiknya yang lebih easy listening serta perpaduan liriknya dari bahasa Jawa dan Indonesia membuatnya diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. (*/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :