Bebas Bau Mulut Saat Puasa


MALANG - Pada saat menjalankan ibadah puasa, bau mulut menjadi problem setiap orang. Bagaimana pun, tidak makan seharian tentu akan berdampak pada aroma nafas kita. Kalau sudah demikian jadi kurang pede ketika berkomunikasi dengan orang lain. Nah. supaya awet seharian dan tidak bau naga, drg. Febriana Sripuji Wulandari memiliki tips dan trik khusus untuk mengatasinya.
Kepada Malang Post, dokter yang akrab disapa Febri mengungkapkan, kondisi bau mulut meningkat saat kondisi rongga mulut yang makin kering (menurunnya saliva/ air liur).
"Sebab, pada saat puasa tidak banyak aktivitas dalam rongga mulut. Sehingga, produksi air luir pun sedikit. Otot yang bergerak pada saat kita melakukan aktivitas pengunyahan memicu produksi air liur," terang dia ketika dikonfirmasi.
Lebih lanjut, Febri mengungkapkan, saat puasa lebih dari 12 jam, produksi air liur menjadi lebih kental dan terjadi bau mulut. Apalagi, ketika berpuasa masih tetap melakukan aktivitas bicara. "Sehingga, hembusan udara dari dalam juga membuat rongga mulut semakin kering," jelas dia.
Oleh karena itu, ia memiliki tips dan trik jhusus untuk mencegah bau mulut saat puasa. Yakni, banyak mengkonsumsi air putih saat sahur dan berbuka puasa. "Kemudian, jangan lupa mengkonsumsi sayur dan buah-buahan. Sebab, makanan berserat bisa membantu membersihkan gigi dan meningkatkan produksi air liur," papar dia.
Pada kesempatan tersebut, Gebri mengungkapkan, sebaiknya, selama berpuasa menghindari untuk mengkonsumsi makanan yang berbau menyengat. Seperti petai, jengkol, bawang, durian dan lainnya. "Jangan lupa untuk menyikat gigi dengan benar setelah makan dan sebelum tidur. Jika tidak diperbolehkan menyikat gigi dengan pasta gigi pada saat berpuasa, bisa cukup dengan sikat gigi yang dibasahi air," papar dokter yang praktek di Dental Office Utama ini.
Selain itu, ia menyarankan untuk membersihkan lidah. Sebab, kondisi mulut yang kering menyebabkan jumlah candida di lidah meningkat. "Serta, hindari makanan dan minuman yang berkadar gula tinggi, karena meningkatkan perkembangbiakan flora normal rongga mulut," jelas dia.
Pada kesempatan tersebut, perempuan yang juga praktek di Apotek Kimia Farma di kawasan Jaksa Agung Suprapto ini menambahkan, menjelang buka puasa, sebaiknya membersihkan karang gigi secara rutin. "Yang paling penting, menghindari banyak bicara yang tidak perlu pada saat kita menjalankan ibadah puasa," tandas Febri yang juga buka praktek di Apotek Madyopuro Sawojajar tersebut. (tea/oci)

Berita Terkait