UNBK Terbaik ke-6 SMAN Se Jatim


SMAN 2 Malang
MALANG – Prestasi siswa SMAN 2 Malang setiap tahunnya terus meningkat, baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Khususnya lulusan tahun 2019 yang pada UNBK beberapa waktu lalu, menjadi terbaik ke-7 SMA Negeri/Swasta dan urutan ke-6 untuk SMA Negeri se-Jawa Timur.
Satu siswanya juga masuk 10 besar SMA Negeri di Jawa Timur berdasarkan Nilai Ujian Nasional (NUN) dengan menduduki peringkat 3. Trend tiga tahun terakhir nilai UNBK SMAN 2 Malang mengalami kenaikan khususnya pada Program Bahasa.
"Hasil NUN tiga tahun terakhir mengalami peningkatan khususnya Program Bahasa untuk semua mata pelajaran yang diujikan. Begitupun dengan Program IPA dengan rata-rata nilai 66.2 di tahun 2019 dari 63.3 di tahun 2018. Saya yakin kedepan semakin bagus lagi," kata Kepala SMAN 2 Malang, Drs. Hariyanto, M.Pd dalam kegiatan Purnawiyata ke-66 di Savana Hotel & Convention, Kamis (16/5) kemarin.
Dijelaskannya, lulusan SMAN 2 Malang di tahun ini yang diterima PTN melalui jalur SNMPTN mengalami peningkatan. Sebelumnya hanya 51 siswa pada 2018, saat ini meningkat menjadi 56 peserta didik. Kenaikan prestasi non akademik juga meningkat khususnya untuk tingkat kota dan provinsi.
Hariyanto melanjutkan, SMAN 2 Malang dalam pelaksanaan UNBK 2019 telah melaksanakan dengan jujur. Hal ini diterapkan lantaran sekolah memegang teguh prinsip prestasi penting tapi jujur yang utama.
"Kami berpesan kepada lulusan SMAN 2 Malang untuk menjaga kejujuran, menjaga nama baik almamater, dan jadilah masyarakat yang baik apapun profesinya," urainya.
Sementara itu, purnawiyata ke-66 SMAN 2 Malang diikuti 336 siswa dari tiga program yakni Bahasa, IPA dan IPS. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Pemprov Kota Malang dan Batu, Dra. Ema Sumiarti hadir di momen pelepasan siswa kelas XII ini.
Dalam sambutannya, Dra. Ema Sumiarti memberikan apresiasi terhadap para siswa SMAN 2 Malang yang mengukir prestasi bahkan dua siswa program Bahasa diundang hadir ke kantornya untuk menerima hadiah.
"Sudah seharusnya kita melestarikan budaya Indonesia. Budaya itu yang ditunjukkan siswa-siswi saat menyampaikan kesan-kesan dengan menggunakan lima bahasa sekaligus salah satunya bahasa Jawa," ujar Ema.
Lebih lanjut, Ema memotivasi para siswa untuk tidak berhenti sampai di sini. Jangan putus asa mengejar cita-cita karena kesuksesan tidak datang begitu saja, namun melalui proses yang membutuhkan waktu. Kedua, jangan takut bermimpi setinggi mungkin, dengan impian itu satu jalan menuju sukses. Ketiga, terus menggali potensi diri.
"Terima kasih juga kepada SMAN 2 Malang pada pelaksanaan UNBK telah mengerjakan soal ujian dengan jujur, sehingga Kota Malang tidak ada satu sekolahpun yang tidak jujur," tandasnya. (lin/adv/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :