Tumbuhkan Semangat Silaturahmi Melalui SIRAMAN


MALANG - Pengalaman berharga didapatkan siswa-siswi kelas VI SD Islam Sabilillah, Kota Malang. Mereka mendapatkan kesempatan mengikuti Diklat Kepemimpinan Islam yang salah satu agendanya adalah SIRAMAN (Silaturrahmi ke Rumah Teman).
Sesuai dengan nama kegiatan tersebut, siswa kelas VI yang dibagi menjadi 12 kelompok, mengunjungi rumah teman mereka.  Satu kelompok mengunjungi rumah  salah satu siswa dari kelompok tersebut. Di rumah teman yang mereka kunjungi, para siswa membaca Alquran atau tadarus Quran.
Kepala SD Islam Sabilillah, Nunik S. Hariarti S.Pd, M. Pd. Menjelaskan, siraman merupakan salah satu agenda dari Diklat Kepemimpinan Islam untuk kelas VI. Oleh karenanya, pelaksanaan kegiatan tersebut diatur sendiri oleh siswa dengan membentuk kepanitiaan kecil.
“Agar karakter yang kami tanamkan dalam diri anak semakin kuat. Karena karakter itu tidak bisa hanya dengan ucapan, tetapi butuh praktik agar anak semakin mengerti,” terang Nunik.
Kegiatan siraman mendapat respon yang sangat baik dari orang tua siswa. Tidak sedikit yang meminta agar rumah mereka dikunjungi oleh siswa. “Kami minta maaf pada orang tua, berhubung waktu yang terbatas, jadi tidak semua permintaan bisa kami penuhi,” ungkapnya.
Respon tersebut dinilai Nunik sebagai bentuk apresiasi bagi guru di sekolah. Hal tersebut menandakan, peran orang tua siswa cukup aktif dalam mendukung suksesnya pendidikan di SDI Sabilillah. “Kami sangat senang dengan respon tersebut, itu artinya antara kami selaku guru dengan orang tua mampu bersinergi dalam mensukseskan pendidikan anak,” terangnya.
Dalam kegiatan yang digelar sejak tanggal 8 Mei sampai 29 Mei mendatang ini, siswa SDI Sabilillah membawa misi silaturahim dan tilawah Alquran ke rumah teman. Ayat-ayat Suci Alquran dilantunkan untuk semakin menyejukkan rumah yang dikunjungi.
Ghaisani Hafizha Aqmariha salah satu siswa mengaku senang dengan program siraman tersebut. Kunjungan yang ia lakukan merupakan bentuk silaturrahim untuk memperkuat ukhuwah antar teman di sekolah.
Apalagi dalam waktu yang tidak lama mereka akan lulus dan berpisah satu sama lain. Belum tentu di tingkat SLTP mereka berada dalam satu sekolah yang sama. “Senang bisa berkunjung ke rumah teman kami, jadi tau dimana rumah mereka,” katanya.
Lebih dari itu, dalam acara silaturrahim ini siswa dibekali dengan ilmu. Terutama ilmu akhlak yang berkaitan dengan tata cara bertamu menurut adab islam.
Sebagai siswa SDI Sabilillah, memiliki karakter keislaman yang kuat. Sehingga akhlakul karimah terpancar dalam diri mereka kapan dan dimana pun berada. “Kami menjadi semakin mengerti cara bertamu yang baik ke rumah orang lain,” ucap Gea, panggilannya. (imm/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :