SMP Islam Baitul Makmur Programkan Pojok Bahasa


MALANG - Selama satu tahun terakhir, SMP Islam Baitul Makmur menerapkan program Pojok Bahasa untuk meningkatkan keterampilan siswa berbahasa asing. Pojok bahasa dianggap sangat penting sebagai sebuah komitmen SMPI baitul Makmur dalam menjadikan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai salah satu program unggulan.
Kepala SMPI Baitul Makmur,  Ahmad Nur Syadzili, S.Pd., M. Pd mengatakan, dalam menyikapi perkembangan zaman, kemampuan bahasa asing sudah tidak bisa ditawar. Sarana dan berbagai macam fasilitas yang berkembang sudah tidak lagi menggunakan bahasa Indonesia.
Maka SMPI Baitul Makmur perlu untuk memperkuat kemampuan Bahasa Asing peserta didiknya lebih dari porsi yang ditetapkan oleh kurikulum Dinas Pendidikan. Salah satunya dengan menerapkan program pojok bahasa. “Agar anak-anak lebih siap dalam menghadapi kemajuan zaman,” ujarnya.
Pojok bahasa dilaksanakan rutin setiap hari selama sepuluh menit. Yakni pada pukul 09.55 WIB, tepatnya setelah istirahat pertama. Di waktu tersebut siswa dipandu secara serentak untuk membaca dan menghafal satu sampai dua kalimat yang populer dalam percakapan sehari-hari. 
Seorang guru bahasa mamandu dari pusat informasi dengan pengeras suara yang tersambung ke semua kelas. Bahasa yang diajarkan telah terjadwal secara bergantian antara Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. 
Dengan rutinitas tersebut diharapkan siswa terbiasa mendengar dan berbicara bahasa asing. “Karena belajar bahasa asing harus diulang-ulang, agar semakin diingat dan mengerti artinya,” terang Ahmad Nur.
Selain dibutuhkan ketekunan dan istiqomah, lingkungan juga harus mendukung terhadap pembelajaran bahasa asing. Sebab kata dia, segigih apapun siswa belajar bahasa, tanpa adanya dukungan dari lingkungannya akan sulit untuk berhasil. “Maka kita bentuk lingkungan bahasa di sekolah ini, yang dalam bahasa arab disebut dengan bi'ah arabiyah,” jelasnya. 
Belajar bahasa asing tidak cukup hanya teori. Harus ada waktu untuk conversation atau percakapan, untuk memperkuat kemampuan siswa. “Bahasa inggris di sekolah ini sampai enam jam pelajaran beserta conversation. Ujiannya pun juga praktik dengan percakapan bahasa inggris dan bahasa arab,” tandasnya.
Pojok Bahasa bisa berjalan dengan baik karena ditunjang dengan sarana IT yang memadai. Setiap ruang kelas di SMPI baitul Makmur telah dilengkapi dengan LCD proyektor dan sound system. Sehingga pelajaran bahasa asing yang dipandu oleh guru dari pusat informasi dapat diikuti dengan baik oleh seluruh siswa yang ada di kelas. 
Oleh karena itu, pembelajaran bisa berlangsung dengan interaktif. Tidak hanya guru yang aktif. Tetapi siswa juga bisa berekspresi dengan kemampuan yang mereka miliki. 
Adanya sarana IT yang memadai seperti di SMPI Baitul Makmur, juga sangat mendukung terhadap kemampuan siswa dalam mengoperasikan komputer. Apalagi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tidak hanya untuk siswa SMA/SMK/MA saja.  Tetapi juga siswa SMP. “Kalau anak tidak diajarkan komputer dari awal, maka akan menjadi kendala saat ujian nanti,” pungkasnya. (imm/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :