Sambut Maba, FIA UB Fokus Prestasi dan Karakter



MALANG - Mahasiswa baru (maba) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) Malang akan menjalani ordik dan ormawa, (15-16/8). Selain itu, ada program khusus yang dilaksanakan untuk membentuk mahasiswa yang berprestasi dan berkarakter. Kegiatan dikemas dalam agenda Krida Mahasiswa (Krima) yang direncanakan berlangsung selama satu semester.
Wakil Dekan III FIA UB, Dr. Mohammad Rozikin, M.Si, mengungkapkan, kegiatan untuk menyambut maba tahun ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.
“Hanya saja saat ini, dalam kajian ordik dan ormawa lebih menekankan pada bagaimana mahasiswa memiliki karakter dan etika yang bagus serta bermartabat,” ujarnya.
Sementara dalam agenda Krima, fakultas telah menyiapkan dua program yakni karya ilmiah (PKM) dan Pendidikan Karakter Berbasis Religi (PKBR). Selama satu semester, maba FIA UB akan digodok dengan enam kajian yang didalamnya terdapat pengembangan ilmiah dan kepribadian. Sehingga dalam pelaksanaannya nanti tidak hanya melibatkan akademisi namun juga stakeholder dan para aktivis senior.
“Perbedaan lainnya PKM dan PKBR tahun lalu belum terstruktur dengan baik. Sedangkan tahun ini, menjadi satu kesatuan sehingga indikator kelulusan Krima juga ditentukan berdasarkan keaktifan mereka dalam mengikuti dua program tersebut,” ungkap Rozikin, sapaan akrabnya.
Keseriusan FIA UB untuk mengembangan PKM di kalangan maba juga diwujudkan dengan menggelar Dekan Cup di sela-sela pelaksanaan Krima. Berawal dari Dekan Cup inilah nantinya akan muncul bibit-bibit unggul dalam penulisan karya ilmiah yang selanjutnya ketika ada perlombaan yang lebih tinggi harapannya mampu memberikan kontribusi.
Bahkan untuk menggalakkan PKM di kalangan FIA UB, dosen yang berkompeten telah membentuk tim PKM dan PKBR, melakukan konsinering atau pembahasan mendalam tentang kajian apa yang akan disampaikan kepada maba. Selain itu, inventarisasi pembicara yang dianggap mendukung tujuan program tersebut juga telah dilakukan.
Krima akan berlangsung mulai 25 Agustus mendatang dengan mengusung lima topik selama lima pertemuan. Kegiatan PKM yang lebih ditekankan adalah memotivasi mahasiswa bagaimana menjadi senang dengan kegiatan penulisan karya ilmiah sesuai panduan universitas dan nasional. Sedangkan PKBR topik berkaitan dengan bagaimana seharusnya bersikap, berkomunikasi dengan lawan jenis, dan sebagainya sehingga tidak keliru dalam bergaul.
“Kebijakan dari pimpinan, bimbingan kemahasiswaan diarahkan kepada dua hal yakni sebagai mahasiswa dituntut untuk mendapatkan prestasi akademik yang bagus. Sebagai pembaru serta pemimpin masa depan diminta untuk dibekali keorganisasian. Dengan begitu kami dapat memunculkan mahasiswa berprestasi, aktivis tetapi punya karakter dan etika yang bagus,” imbuh Rozikin.
Sementara itu, hari ini, FIA UB akan menggelar pelepasan alumni Periode XIII.Sebanyak 102 wisudawan akan dilepas oleh Dekan Prof Dr Bambang Supriyono, MS. Terdiri dari 97 sarjana, 4 magister dan 1 doktor. Gelar wisudawan terbaik diraih Syifa Arsyanda, S.Pn dari S1 Perpajakan. (lin/adv/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :