Pemilik Nilai Standar Jangan Pilih Jurusan Favorit


MALANG - Hari pertama pendaftaran SBMPTN terpantau landai. Hingga sore hari  belum ditemukan kendala atau permasalahan yang berarti,  terutama yang barkaitan dengan teknis. Website yang menyediakan laman form pendaftaran dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) juga bisa dibuka dan diakses dengan baik. Walaupun sehari sebelumnya, ketika Malang Post mencoba web tersebut belum bisa diakses.
Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Universitas Negeri Malang (UM)  Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si mengimbau para pendaftar SBMPTN agar hati-hati dalam melakukan pendaftaran. Skor nilai UTBK yang sudah mereka miliki hendaknya dijadikan acuan untuk memilih prodi.  
“Pilih prodi sesuai dengan bakat dan nilai UTBK-nya, jangan memaksakan diri untuk masuk ke prodi favorit sementara nilainya minim,” ujarnya.  
Ia juga mengimbau bagi pemilik nilai UTBK yang standart untuk memilih jurusan yang peluang masuknya besar. Sebab menurut hasil analisanya selama ini, jurusan favorit  seperti kedokteran hanya bisa dengan ring nilai 800 sampai 900.
“Dan itu hanya lima persen dari jumlah keseluruhan pendaftar. Sangat kecil sekali. Semakin ke bawah skornya semakin besar peluang untuk diterima,” kata dia di sela acara Halalbihalal, siang .  
Di UM sendiri beberapa prodi dengan jumlah peminat yang besar selama ini antara lain Akuntansi, Manajemen, Informatika dan Bahasa Inggris.
“Cobalah jurusan yang berpeluang besar untuk diterima seperti bahasa Mandarin,” imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi'uddin, M.Pd. Ia mengatakan para siswa yang hendak mendaftar SBMPTN harus berpikir objektif. Nilai UTBK merupakan ukuran yang riil untuk mengetahui kemampuan siswa.
“Ukurannya adalah skor, selanjutnya mempertimbangkan bakat dan minat siswa itu sendiri,” ucapnya.
Di Universitas Brawijaya (UB) proses pendaftaran berjalan dengan lancar. Meskipun di hari pertama belum bisa diketahui jumlah siswa pendaftar yang masuk di kampus ini.
“Laporan sementara dari bagian IT semua proses berjalan dengan baik. Kalau jumlah pendaftar dan teknis secara keseluruhan belum bisa kami sampaikan karena harus ada password dari WR 1. Beliau masih menjalankan ibadah umrah,” ucap Kasubag Hubungan Masyarakat dan Kearsipan UB, Kotok Gurito kepada Malang Post.  
Kepada calon pendaftar Kotok mengimbau agar segera melakukan pendaftaran dengan prosedur dan aturan yang telah ditetapkan oleh LTMPT.
“Jangan menunggu menjelang hari terakhir, karena pasti pada saat itu banyak yang mendaftar dan sistem menjadi berat, akhirnya menghambat proses,” tegasnya.  
UB sendiri tahun ini menerima 13215 mahasiswa baru. Sebanyak 40 persen diantaranya diterima melalui jalur SBMPTN.
“Kami sudah menerima 3952 mahasiswa dari SNMPTN dengan peminat terbanyak di seluruh Indonesia,” ungkapnya. (imm/oci)

Berita Lainnya :