Kampus 3 Didanai Saudi Fund for Development



MALANG - UIN Maliki akan mulai melaksanakan pembangunan kampus 3 awal 2019. Dengan formasi bismillahirohmanirohim, UIN Maliki akan mengawali pembangunan dari formasi Ar Rahim. Melalui dana loan dari Saudi Fund for Development (SFD) akan ditargerkan selesai pembangunan tahap satu selama empat tahun kedepan.
“Kampus 3 akan dibangun dalam formasi bismillahirohmanirohim, dananya pinjaman dari Saudi Fund for Development (SFD) dengan anggaran hampir Rp 900 miliar,” ujar Rektor UIN Maliki, Prof Dr Abdul Haris MAg kepada Malang Post.
Dia membeberkan, seminggu lalu SFD sudah menerima dan menyetujui proposal dari UIN Maliki. Selanjutkan akan segera dilaksanakan MoU pada Oktober mendatang. Foundation Saudi Arabia tersebut memang menawarkan bantuan pinjaman setelah kunjungan Raja Saudi Arabia ke Indonesia. Kampus 3 UIN Maliki berlokasi di daerah Precet yang nantinya akan diperuntukkan bagi prodi kedokteran, farmasi dan saintek.  
“Di Precet itu UIN Maliki memiliki tanah seluas 100 hektar, yang dibangun pada tahap awal itu baru lima hektar,” terangnya.
Filosofi formasi basmalah itu, seperti ajaran Nabi yang mengungkapkan sesuatu yang tidak dimulai dengan basmalah akan terputus kebaikannya. Maka sesuatu yang akan dilakukan harus diorientasikan kepada Tuhan yang Maha Esa. Kampus dibangun tak lain dan tak bukan untuk diorientasikan untuk pengabdian pada Allah SWT.
“Tak hanya dibangun dengan farmasi basmalah, kampus 3 nantinya dilengkapi dengan lab yang diperlukan prodi serta dikembangkan dengan teknologi terbaru. Begitu pula pembangunan asrama dan masjid untuk umum,” tukas Rektor yang suka menulis ini.
Sementara itu, di kampus satu juga tengah dilakukan pembangunan. Seperti jalan di area kampus yang akan diperlebar. Sebab, selama ini masih terbilang sempit terlebih saat weekend kendaraan masuk kampus.
“Tak hanya jalan yang akan diperlebar, kami juga akan memberikan papan nama, dan menambah area parkir lagi,” tutup Haris. (ita/sir/oci)

Berita Lainnya :