FK Unisma Minimalisir Pengangguran SMK


MALANG - Tingginya angka pengangguran dari lulusan SMK mendorong Fakultas Kedokteran (FK) Unisma beraksi. Kali ini, dilakukan kerja sama dengan Persatuan SMK Kejuruan Kesehatan Indonesia (Persemki) Jatim. Kerja sama dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas para siswa.
Upaya tersebut diwujudkan dalam launching kerja sama yang dilaksanakan di Gedung Umar Bin Khottob Unisma, Kamis (11/9).
"Ini menjadi kewajiban kita semua untuk meningkatkan kualitas mereka. Bagi mereka pintar saja tidak cukup, tapi juga harus bisa memanfaatkan keahlian dengan tepat," kata Wakil Rektor II Unisma H. Noor Shodiq Askandar SE.,MM. membuka acara.
 
Menurutnya, lulusan SMK saat ini disebut sebagai penyumbang angka pengangguran terbesar di Indonesia, lantaran pembekalan yang diberikan masih belum mumpuni. Sehingga membuat mereka kalah saing ketika memasuki dunia kerja. Oleh karenanya, kerja sama antara perguruan tinggi seperti Unisma dan Persemki diharapkan akan memberikan kontribusi positif jangka panjang terhadap para siswa SMK kejuruan kesehatan.
Nantinya, akan mengawal dan mendampingi proses peningkatan kualitas para siswa SMK  kejuruan kesehatan seperti dalam hal pendampingan perbaikan kurikulum atau juga pemberian pelatihan-pelatihan khusus.
"Semua sudah dipersiapkan, kita juga akan mengawal mendampingi sepanjang prosesnya," ungkap Dekan FK Unisma dr. Rahma Triliana, M.Kes.
Kerja sama untuk meningkatkan kualitas semacam ini dinilai sangat penting. Apalagi saat ini sudah memasuki revolusi industri 4.0 yang akan menggerus berbagai profesi dan menggantikannya dengan teknologi canggih yang lebih efisien. Untuk itu, lulusan mau tidak mau harus menyesuaikan dengan perubahan zaman dengan peningkatan kualitas dan daya saing.
"Pemerintah kabarnya akan menutup 2000 SMK. Saya berharap melalui kerjasama ini, Persemki bisa bersiap dan jangan sampai terkena imbas revitalisasi," ujar Ketua Persemki Drs. Fatchul Djinan, CH.
Penandatanganan kerja sama antara Fakultas Kedokteran Unisma dengan Persemki tersebut, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan koordinasi terkait program pendampingan yang akan dilakukan.(mg3/adv/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :