82 Mahasiswa STIKES Kepanjen Ikuti Capping Day

MALANG – Sebanyak 82 mahasiswa jurusan Ners S1 dan D3 STIKES Kepanjen yang mendekati semester akhir, mengikuti Capping Day dan pengambilan sumpah serta janji, kemarin. Prosesi digelar di Aula Kampus Jumpa Gembira.
Ini merupakan langkah awal mereka untuk menjalani praktek kerja selama satu tahun di sejumlah rumah sakit. Prosesi Capping Day tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua STIKES Kepanjen, dr H Abdurachman MKes. 
Hadir dalam kesempatan itu, Asisten I Sekda Kabupaten Malang, Abdul Qodir dan Kepala Bank Jatim Cabang Kepanjen, Moch Ridho Yunianto.  Bank Jatim bahkan memfasilitasi pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa STIKES Kepanjen.
Selain itu, juga diberikan penyampaian motivasi dari PT Prima Duta Sejati (PDS) terkait bekerja sebagai perawat di luar negeri. “Seluruh mahasiswa ini siap untuk menjalani praktik di sejumlah rumah sakit milik pemerintah maupun swasta,” ujar Abdurachman.
“Mereka menjalani praktik di RSUD Kanjuruhan, RSUD Lawang, RSSA, beberapa rumah sakit swasta dan sejumlah Puskesmas,” tambah dia. Dia menjelaskan, adapula lulusan STIKES yang bekerja di beberapa rumah sakit di luar negeri. 
Seperti di Singapura, Hongkong, Thailand dan Malaysia.  Lanjut dia, adapula yang bekerja di berbagai puskesmas yang ada di Kabupaten Malang. “Kami memberikan apresiasi kepada seluruh perawat yang bekerja di berbagai tempat,” paparnya. 
“Yang tidak kalah membanggakan lagi, banyak perawat yang bekerja di luar negeri dan ada pula mengabdi di puskesmas di kecamatan maupun desa,” paparnya.  Dia berharap seluruh mahasiswa STIKES Kepanjen ini dapat menjalankan tugas dengan baik. 
“Ini merupakan langkah awal mereka menjadi perawat. Mereka akan melakukan praktik kerja selama satu tahun. Setelah satu tahun, mereka akan kembali ke kampus melanjutkan studinya, salah satunya menyelesaikan sekripsi,” terangnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinkes Kabupaten Malang ini percaya bahwa seluruh mahasiswa dapat menjalani tugas praktik dengan baik. “Setelah lulus nanti, mereka bisa bekerja di berbagai rumah sakit swasta maupun rumah sakit daerah termasuk luar negeri,” tutupnya. (big/mar/adv)  

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...