35 Siswa Diterima Kerja Sebelum Purnawiyata


MALANG - SMKN 5 Malang melepas sebanyak 571 siswa dalam acara Purnawiyata SMKN 5 Malang di Paramount Ballroom Hotel Atria, Jumat (17/5) . Diantara mereka banyak yang memiliki prestasi akademik dan non akademik yang mengharumkan nama sekolah.
Prestasi non akademik bidang ekstrakurikuler basket misalnya, berhasil di tingkat nasional. Selain itu, wisudawan SMKN 5 Malang tahun ini juga ada yang berhasil mendapatkan nilai sempurna atau nilai mutlak untuk mata pelajaran bahasa Indonesia.
"Untuk tahun ini, anak kita ada yang berhasil mengukir prestasi, salah satunya untuk bidang olahraga basket atas nama Abdul Jalil XII TKJ1. Ada yang berhasil mendapatkan nilai mutlak atau nilai sempurna atas nama Riza Fadillah XII RPL 3," kata Ketua Panitia Wisuda Purnawiyata SMKN 5 Malang Drs. Suharni kepada Malang Post.
Dijelaskannya, pencapaian ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Di tahun ini, lebih banyak siswa yang mendapatkan nilai UN yang tinggi. Pihak sekolah memberikan penghargaan khusus bagi peraih nilai rata rata tertinggi dari setiap kelas dan mendapatkan beasiswa studi di salah satu perguruan tinggi.
"Kalau tahun lalu futsal, sekarang basket. Artinya kita akan terus membina mulai dari seleksi siswa baru kita akan menjaring potensi potensi yang ada. Diharapkan bisa menjadi siswa berprestasi seperti kali ini," terang Suharni.
Waka Bidang Kurikulum SMKN 5 Malang Agus Supriyadi S.Pd.mengungkapkan, pada tahun ini cukup banyak siswa yang telah diterima di SNMPTN melalui jalur undangan. Banyak siswa juga yang telah diterima bekerja di beberapa perusahaan nasional.
"Sudah ada sekitar 15 siswa yang diterima SNMPTN jalur undangan. Kemudian ada 35 siswa yang telah direkrut kerja sebelum Purnawiyata," ungkap Agus.
Agus cukup bangga dengan hasil tersebut, terlebih banyak anak didiknya yang diterima kerja tersebut menandakan besarnya potensi yang dimiliki oleh siswa siswi SMKN 5 Malang. Namun, Agus juga tetap mendampingi anak didiknya karena Agus masih menilai ada sebagian anak didiknya yang masih harus diasah dari segi softskill dalam mengarungi dunia kerja.
"Dari sisi hardskill atau potensi mereka bisa. Namun kita juga harus tetap mendampingi karena sebagian ada yang masih merasa belum siap atau percaya diri. Oleh karena itu kami akan beri training khusus dengan mengajak psikolog," jelas Agus.
Siswa siswi SMKN 5 Malang memang dipersiapkan untuk menjadi lulusan yang siap kerja dan sekaligus juga bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Dia mempersilahkan anak didiknya untuk memilih sesuai minatnya. Namun Agus tetap berpesan agar tetap memberikan yang terbaik sehingga bisa berguna untuk bangsa dan negara.
"Bagi siswa yg akan melanjutkan ke perguruan tinggi, teruslah berusaha keras, jangan lupa dengan apa yang diajarkan di sekolah. Harapannya saat kuliah jurusannya linier dengan apa yang ditempuh di SMK. Bagi siswa yang langsung bekerja, dunia kerja adalah konsekuensi logis dari pendidikan di SMK. Oleh karena itu siswa harus siap dan tangguh dalam dunia kerja," pesannya.
Dengan kesuksesan wisuda kali ini, Agus berharap agar SMKN 5 Malang menjadi sekolah revitalisasi pemerintah yang menjadi percontohan bagi sekolah lain, dan juga dapat menjadi 10 besar SMK di Provinsi Jawa Timur.
"Mudah-mudahan ini menjadi titik tolak bagi SMKN 5 menjadi salah satu sekolah revitalisasi pemerintah yang terbaik,  menjadi contoh bagi sekolah lain," harapnya. (mp3/sir/aim)

Berita Terkait