Koruptor dan Negarawan

 
Kita ini memang sering berargumentasi ”lucu-lucu”. Betapa tidak, seseorang (Menteri) yang diindikasikan melakukan korupsi, justru dijulukinya layak disebut negarawan, hanya gara-gara dia mundur dari jabatannya. Memang sikap mundurnya layak diapresiasi, namun tidak perlu berlebihan dengan menyebutnya sebagai negarawan. Pasalnya, negarawan itu gambaran seseorang yang benar-benar mengabdikan hidupnya dengan menempatkan kepentingan negara sebagai kepentingan terbesarnya, dan bukan kepentingan diri, keluarga, atau kelompoknya.

Media Daring dan Pemilu Bermartabat

 
Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) sudah dideklarasikan dan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tugas penting bagi media massa Indonesia adalah bagaimana menciptakan media (pers) bermartabat untuk Pemilu berkualitas. Ini juga menjadi salah satu pekerjaan rumah dan harapan insan pers Indonesia sebagaimana dikatakan menteri Rudiantara dalam sebuah deklarasi Peran Pers dan Pemilu di Momumen Pers, Solo beberapa waktu lalu.

Mereka Bukan Penonton

 
Saat saya mengikuti diskusi dalam International Symposium Of Sharing Experience On Regulatory Reform 2018 yang berlangsung tanggal 7-12 Agustus di Bali, terdapat beragam pendapat peserta mengenai persoalan bangsa yang sedang  actual, diantaranya tentang regulasi yang memproteksi pekerja lokal kaitannya dengan kehadiran pekerja asing.