Barang Najis Itu Bernama Narkoba

Oleh: AHMAD FATONI
Pengajar PBA Universitas Muhammadiyah Malang

KIAN hari kehidupan semakin kompleks. Aneka musibah silih berganti menerpa kehidupan sosial. Berbagai kejahatan merebak di mana-mana, di antaranya, penyalahgunaan narkoba. Kejahatan jenis ini bahkan telah menjangkiti hampir setiap lapisan masyarakat. Tak terhitung korban jatuh bergelimpangan tanpa pandang bulu, mulai dari kalangan anak-anak, remaja, ASN, anggota TNI dan Polri, kepala daerah, anggota legislatif, artis, pelawak, hingga merangsek ke lingkungan rumah tangga
Narkoba memang tak kenal usia, jabatan, pendidikan, dan status sosial. Ketika narkoba sudah merasuki otak penggunanya, niscaya ia akan memburu mangsa dan terus menambah daftar pengguna narkoba di negeri ini.

Investasi dan Angka Kemiskinan yang Menurun

Oleh: An’im Kafabih
Tenaga Pengajar pada Fakultas Ekonomi Bisnis UB


Tiap negara memiliki permasalahan yang sama dalam pembangunan ekonomi, yaitu bagaimana mengatasi kemiskinan dengan cara menurunkannya pada persentase yang sekecil mungkin. Jika peningkatan investasi, yang merupakan rencana pemerintah Indonesia untuk 5 tahun kedepan, mampu membuka lebih besar lapangan kerja maka akan semakin  besar output yang dihasilkan, sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi. Ekonomi yang terus bertumbuh dapat dijadikan salah satu tolok ukur adanya pembangunan ekonomi yang mana salah satu indikatornya adalah penurunan tingkat kemiskinan.

Suara Penyintas Rare Diseases Terhadap Hak-hak Pendidikan

Oleh Dyah Ayu Sulistyaning Cipta
Dosen IKIP Budi Utomo Malang
Tim Research Indonesia Care for Rare Diseases


Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN) setiap tanggal 23 Juli. Peringatan HAN dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia. Melalui peringatan HAN, diharapkan pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat dapat bersama-sama berpartisipasi secara aktif untuk meningkatkan kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi.
Berbicara tentang jaminan hak-hak anak tanpa diskriminasi, maka di sini akan saya ulas tentang hak-hak pendidikan bagi penyintas rare diseases.