Menjaga Indonesia "Rumah Terbaik"

 
Kasus kekerasan yang masih sering menggoncangkan kehidupan bermasyarakat dan bernegara, adalah bukti adanya kegagalan sebagian elemen bangsa -dalam hal ini pelakunya- baik yang beragama atau tidak, dalam menunjukkan Indonesia sebagai “rumah terbaik”. Idealitasnya kalau konstruksi logis dan praktis bahwa ratusan juta orang di negeri ini membutuhkan kehidupan beratmosfirkan kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan, maka tentulah sekelompok minoritas juga demikian. Mereka ini wajib menempatkan yang mayoritas sebagai elemen bangsa yang membutuhkan dilindungi, diselamatkan, dan dibahagiakannya.

Positive Thinking di Era Medsos

 
Kebahagiaan tidak akan pernah bisa ditukar oleh apa pun. Harta, jabatan, dan apa pun yang dimiliki hanyalah titipan belaka yang menjadi sarana prasarana untuk menunjang dalam kehidupan ini. Bukan menjadi satu-satunya nilai yang menjamin tercapainya rasa bahagia itu, tetapi hanya menjadi alat dan instrumen saja serta menjadi jalan untuk meraihnya. 

Berita Lainnya :