Pemuda asal Pajaran Nekat Bobol Rumah


BANGIL – Terlilit hutang membuat M. Fauzi, 26, warga Krajan, Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, menjadi gelap mata. Ia nekat gondol handphone dan puluhan pak rokok milik orang untuk mendapatkan uang. Alhasil, karena ulahnya itu, ia harus berurusan dengan polisi. Ia diciduk anggota Unit Reskrim Polsek Rembang.
Kapolsek Rembang, AKP Bambang Sucahyono menjelaskan, tersangka ditangkap anggota reskrim Rabu lalu (12/9). Ketika itu, tersangka hendak menjual handphone hasil pencurian di konter yang ada di Plasa Bangil sekitar pukul 13.30.
Penangkapan bermula atas laporan korban Nuriyanto, 42, Pejanten, Desa Krajan, Kecamatan Rembang. Korban kehilangan handphone keluaran Korea miliknya yang tengah ditaruh di meja. Korban mengetahui handphonenya hilang, Sabtu pagi (8/9). “Ketika hendak subuhan, korban mendapati pintu belakang rumahnya terbuka,” kata Bambang-sapaannya.
Kondisi itu, membuatnya curiga. Setelah dicek benar saja, handphone yang sedang dicharger raib. Bukan hanya itu. Etalase rokok yang ada di tokonya juga lenyap. Padahal, ada lebih dari 80 pak rokok berbagai merek yang baru dikulaknya.
“Korban merugi sekitar Rp 5,5 juta. Dari situ, ia memilih utuk lapor ke polisi,” imbuhnya.
Dari laporan itulah, petugas kemudian melakukan penelusuran. Hingga akhirnya, berhasil menelusuri pelakunya. Saat hendak menjual handphone itu ke konter, petugas menciduknya.
Kepada wartawan, tersangka mengaku menyesal. “Untuk membayar hutang mas,” aku Fauzi. Kini, karena perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya, bisa tujuh tahun penjara. (one/fun/rb/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :