Pelaku Begal Belasan TKP Ditangkap


BANGIL – Hari-hari Rozikin, 21, warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, harus dilaluinya di balik penjara. Itu setelah anggota Satreskrim Polres Pasuruan, membekuknya. Tersangka diringkus atas ulahnya yang ikut-ikutan menjadi pelaku pembegalan.
Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso menguraikan, tersangka diringkus Rabu malam (12/9). Ia ditangkap saat melintas di jalan Sudan, Kecamatan Wonorejo.
Ikhwal penangkapan tersebut, bermula dari aksi begal yang dilakukannya. Pembegalan tersebut dilancarkan tersangka Minggu (13/5) sekitar pukul 01.10. Korbannya menimpa Vicy Eko Rifaldi, 20, warga Desa Ambal-ambil, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.
Menurut Busan-sapaannya, tersangka tidak sendirian. Karena pembegalan tersebut, dilancarkannya bersama lima rekannya yang lain. Mereka IM, SL, DR, YS dan BT. “Kelimanya masih buron,” terang Busan saat mendampingi Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono.
Busan menambahkan, para tersangka melancarkan aksinya ketika korban melintas di jalan raya Sengon Agung-Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Saat asik mengendarai motor Honda Revo N 6537 WH, korban dipepet keenam tersangka.
Mereka mengendarai dua motor dengan cara berboncengan. Tersangka kemudian meminta korban berhenti. Agar membuat korban ketakutan, tersangka mengacungkan sebilah pisau. Bahkan, sempat menonjok korban.
“Karena ketakutan, korban kemudian menyerahkan motornya kepada tersangka,” sambungnya.
Disampaikan Busan, korban akhirnya memilih lapor ke polisi, atas apa yang menimpanya. Ia merugi hingga Rp 7 juta imbas kehilangan motor tersebut. Dari laporan itulah, petugas bergerak dan melakukan penelusuran.
Hingga akhirnya, upaya itu membuahkan hasil. “Tersangka kami tangkap sekitar pukul 19.30,” tuturnya.
Kepada petugas, tersangka tak mengelak dengan apa yang dilakukannya. Bahkan terungkap, jika Rozikin sudah berulang kali melancarkan kejahatan. “Ada sebelas TKP kejahatan yang dilakoni tersangka. Mereka berbagi peran. Tersangka Rozikin ini sebagai joki dan menghadang korban,” pungkasnya.
Kini, karena perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancamannya, 9 tahun penjara. (one/fun/rb/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :