Pasutri Tewas Ditabrak Mobil Istri Kapolsek Gondanglegi

LAKA MAUT: Petugas Laka Lantas Polres Malang ketika melakukan olah TKP kecelakaan. Dan insert pasutri yang menjadi korbannya.
 
MALANG - Dua nyawa melayang dalam peristiwa kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Raya Desa/Kecamatan Bantur, kemarin siang. Kedua korban adalah pasangan suami istri (pasutri), asal Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Bantur. Yakni Ahmad Damin, 44, serta istrinya Yuli Retnowati, 39.
Mereka adalah pengendara sepeda motor Honda Beat N-6351-DX. Pasutri ini meregang nyawa di lokasi kejadian. Keduanya tewas karena luka serius di kepala akibat benturan yang cukup keras. Sementara lawannya, Nuryani, 49, pengemudi mobil Daihatsu Terios N-900-DM mengalami luka pada bahu dan tangan kanannya. Istri Kapolsek Gondanglegi, yang juga warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Bantur ini, dilarikan ke RS Wava Husada Kepanjen.
"Kasus kecelakaan tersebut sudah kami tangani. Sedang kami selidiki. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, sudah diamankan untuk barang bukti," ungkap Kapos Laka Lantas Bululawang, Iptu RM Ganeth Hariyawan.
Peristiwa kecelakaan terjadi pukul 11.45. Tepatnya di KM 24 - 25 Bululawang - Bantur. Kejadiannya bermula dari mobil Daihatsu Terios yang dikemudilan Nuryani, dengan penumpang Chairmanita Amalia, 7, melaju dari utara ke selatan. Mobil melaju dengan kecepatan sedang.
Sesampai di lokasi, mobil tiba-tiba hilang kendali. Mobil tersebut oleng ke kanan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju motor Honda Beat yang dikendarai Ahmad Damin yang berboncengan dengan istrinya.
Lantaran jarak cukup dekat, dan sama-sama tidak bisa menghindar akhirnya tabrakan pun terjadi. Saking kerasnya benturan, membuat motor dan penumpangnya terpental hingga keluar badan jalan, ke area lahan tebu.
"Begitu juga dengan mobil Daihatsu Terios, usai menabrak langsung meluncur deras ke lahan tebu, hingga akhirnya terguling dan terbalik," jelasnya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut, lantas berdatangan. Warga menolong korban yang luka dengan melarikan ke rumah sakit. Sedangkan sebagian warga lainnya melaporkan ke petugas Laka Lantas Polres Malang.
Setelah polisi datang, kedua jenazah segera dievakuasi untuk dibawa ke kamar mayat RSSA Malang, untuk menjalani visum. Setelahnya, kedua jenazah Pasutri ini lantas dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan. 
Kematian pasutri Ahmad Damin dan istrinya Yuli, membuat duka bagi keluarganya. Pasalnya, keduanya meninggalkan dua orang anak yang masih kecil.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :