Pabrik Aspal Terbakar, Kerugian Rp 300 Juta


MALANG - Masyarakat Dusun Mogal Desa Gunungsari Kecamatan Tajinan,  Rabu (14/8) siang heboh. Warga panik setelah mengetahui pabrik aspal, PT. Piranti Utomo Makmur terbakar. Kebakaran karena dinamo ketel yang mengalami arus pendek.
Tidak sampai ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun seorang karyawan, yakni Harianto, 40, warga sekitar mengalami luka bakar ringan di wajah. Kerugian akibat kejadian itu ditaksir sekitar Rp 300 juta.
"Dugaan sementara kebakaran karena dinamo ketel yang korslet. Namun kami masih menyelidiki dan mendalami lagi," ujar Kapolsek Tajinan, Iptu Hadi Puspito.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30. Siang, saksi Harianto sekaligus korban sedang berada di belakang mesin ketel. Karyawan ini sedang melakukan pekerjaan mencampur aspal.
Ketika sedang mencampur aspal ini, tiba-tiba dinamo ketel mengalami arus pendek, dan memunculkan percikan api. Hanya hitungan detik, langsung muncul kobaran api. Bara api semakin membesar setelah merembet ke minyak hitam.
Mengetahui api semakin membesar, saksi lantas meminta tolong. Karyawan lainnya yang mengetahui, membantu memadamkan dengan air seadanya. Tetapi bukannya padam, api malah membesar.
Takut api merembet ke bangunan lain, karyawan serta warga lantas melaporkan ke Polsek Tajinan. Kemudian diteruskan dengan menghubungi PMK Kabupaten Malang.
Tiga unit armada PMK diterjunkan ke lokasi. Sekitar dua jam berjuang memadamkan, akhirnya api berhasil dipadamkan. Namun mesin ketel serta beberapa bangunan lain sudah terbakar. "Dari hasil olah TKP sementara, dinamo ketel mengalami arus pendek karena posisinya miring. Sehingga karet dinamo terbakar dan memunculkan api," tutur mantan Kanitreskrim Polsek Lawang ini.(agp/lim)

Berita Terkait