Maling Motor Sumawe Digerebek


MALANG – Totti menjadi tersangka pencuri motor. Tapi, jangan salah sangka. Totti di sini bukanlah pemain bola. Melainkan, Totti alias Sianto, 30, warga Sindurejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang yang menggondol motor dan handphone milik Hadi Sucipto, 33, petani asal Ringinsari Sumbermanjing Wetan (Sumawe).
Alhasil, Totti dibekuk Unit Reskrim Polsek Sumbermanjing Wetan.  Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa pencurian terjadi pada 16 Januari 2019. Sekitar pukul 03.00, Totti mengendap-endap di sekitar rumah korban, Hadi Sucipto, 33, tetangga desanya, warga Desa Ringinsari Sumbermanjing Wetan.
Setelah mendekati rumah, Totti mencongkel jendela depan rumah dengan linggis. Dia lalu memasuki rumah. Totti celingak-celinguk, untuk memperhatikan keadaan. Karena tak ada pergerakan apapun di dalam rumah, Totti yang kesehariannya adalah pekerja swasta, semakin berani.
Dia lalu menggondol satu buah handphone merek Oppo A3S warna merah. Tak hanya itu, dia mengambil sepeda motor Honda Beat tahun 2013 milik korban, bernomor polisi N 3288 IQ. Usai menjalankan aksinya, Totti kabur dan bersembunyi. Korban yang mengetahui kejadian ini keesokan paginya, langsung melapor ke Polsek Sumbermanjing Wetan.
Setelah melakukan olah TKP serta mencari keterangan saksi, pengejaran pun dilakukan. Setelah penyelidikan, polisi menemukan petunjuk tentang keberadaan pelaku. Akhirnya, pada 14 Maret 2019, pukul 16.00, Polsek Sumawe bersama Buser Unit 2 yang dikomando Aiptu Taufik, melakukan pengintaian.
Begitu memastikan pelaku Totti terlihat di kawasan Dusun Suko Desa Sumberpucung, polisi langsung menggerebek. Saat ditangkap, barang bukti motor milik Hadi sudah tidak ada. Tapi, sebagai gantinya, polisi menemukan motor Honda Beat warna merah. Sehingga, Totti tidak lagi bisa mengelak dari penangkapan petugas.
Dia digelandang ke Polsek Sumbermanjing Wetan, untuk menjalani pemeriksaan. Hasilnya, motor Honda Beat merah tanpa nomor polisi ternyata merupakan barang bukti pencurian di kawasan Kecamatan Pakisaji. Hape milik Hadi Sucipto, masih dikuasai oleh pelaku. Dia langsung dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan.
Ancaman hukumannya, maksimal 7 tahun penjara. “Dari hasil pengembangan, pelaku sudah melakukan pencurian, minimal di dua wilayah yang berbeda,” kata Kapolsek Sumawe, AKP Agus Murdiantono mendampingi Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.(fin/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :