Gunungan Kertas Ludes Terbakar


MALANG - Sebuah penampungan kertas bekas milik H Rowi, 56, warga Jalan Tutut RT 01 RW 07 Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dilalap api sekitar pukul 15.00 WIB.  Berdasarkan kesaksian beberapa warga, api tiba-tiba muncul pukul 15.00 dan membentuk asap tebal. Setelah dilihat lebih jauh, ternyata terdapat api dalam tumpukan kertas yang menggunung.
Tohir, salah satu warga menjelaskan, tumpukan kertas berkas tersebut tiba-tiba mengeluarkan asap dari bagian tengah tumpukkan sampah.
“Tidak tahu kenapa api muncul. Tiba-tiba asal tebal lalu kita lihat ada api. Pertama kecil lalu menyebar langsung kita coba padamkan,” papar Tohir saat ditemui di lokasi.
Api dengan cepat membesar dan menyebar ke lokasi yang memang terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Warga sempat menyingkirkan terpal yang menutupi tumpukan kertas tersebut, namun api dengan cepat membesar.
Tohir menjelaskan tumpukkan kertas ini merupakan tumpukkan kertas milik seorang warga yang memang bekerja memilah-milah kertas hasil limbah pabrik. Kurang lebih sebulan sudah ia menitipkan tumpukkan kertas ini di tanah lapang yang sebelumnya merupakan tanah kavlingan.
Selang setengah jam, enam mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Malang dikerahkan guna melokalisir api dan memadamkan tumpukan kertas bekas dilokasi.
"Ada enam mobil pemadam dan dua tangki dikirim ke lokasi karena bahan yang terbakar berasal dari kertas dan titik api sudah berada di dalam tumpukan sementara kita upayakan pemadaman," ungkap Plt KA UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Anton.
Kendala utama adalah air, saat ini secara bergantian mengambil air apalagi sumber air di sekitar lokasi sangat jauh.  Anton menjelaskan lagi sampai sore kemarin petugas sudah memadamkan api besar. Akan tetapi, asap masih mengembul, maka diperlukan sedikit upaya pembongkaran lain untuk mencari titik api tersebut. Hingga sore kemarin sekitar pukul 17.30 WIB petugas masih mendinginkan lokasi kebakaran.
“Masih belum diketahui asal api dan belum bisa ditaksir kerugiannya berapa. Kita konsen padamkan api ini dulu,” pungkasnya. (ica/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :