Edarkan SS, Kompak Masuk Penjara


BANGIL– Masuk penjara bersama. Inilah yang dialami dua sahabat asal Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Tri Gandi Sukansa, 27 dan Noviandi, 31. Mereka ditangkap karena menjadi pengguna dan pengedar sabu-sabu, Rabu (12/9).
Saat itu, mereka cangkrukan di sebuah warung kopi, pukul 22.30. Tidak sekadar nongkrong, mereka sedang menunggu pembeli sabu-sabu. Tak dinyana, ternyata pembeli yang ditunggu adalah petugas yang menyamar.
Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono menjelaskan, aktivitas itu sudah mereka lakoni hampir setahun terakhir. Petugas sendiri bergerak setelah mendapat laporan tentang aktivitas kedua pelaku.
“Kami mendapat informasi bahwa mereka berdua sering menggunakan dan menjual sabu-sabu. Berangkat dari informasi itu, petugas bergerak melakukan penyelidikan,” terangnya.
Upaya penyelidikan itu, dilakukan dengan jalan mengelabui kedua tersangka. Petugas berpura-pura menjadi orang yang ketagihan sabu-sabu.
“Setelah disepakati tempat bertemu, kami datang dan melakukan penggerebekan,” sampainya.
Keduanya tak menyadari bahwa pemesan barang adalah polisi. Alhasil, mereka kecele begitu petugas menangkapnya. Selanjutnya, keduanya digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk penyidikan.
Petugas juga mengamankan barang bukti (BB) yang ditemukan. Selain satu kantong plastik berisi sabu-sabu seberat 0,26 gram, juga diamankan dua buah handphone.
Karena perbuatannya itu, keduanya dijerat pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35/ 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, 10 tahun penjara. (one/hn/mie/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :