Dua Kecelakaan di Tol Mapan, Sama-sama Tabrak Pembatas Jalan


MALANG – Hari kedua operasional seksi 1, seksi 2 dan seksi 3 tol Malang-Pandaan diwarnai dengan beberapa peristiwa. Tidak hanya mobil mogok, kehabisan BBM dan ban kempes. Tapi di jalan bebas hambatan ini juga diwarnai dengan kecelakaan.
Menurut informasi yang diperoleh Malang Post, ada dua kasus kecelakaan. Yaitu pertama di kawasan enterchange Singosari dan kedua di KM 62-800 (Purwodadi). Beruntung dari dua kecelakaan yang terjadi tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Semuanya kecelakaan tunggal. Baik yang pertama maupun yang kedua, menabrak pembatas jalan," kata Manager Traffict & Maintenance, PT Jasamarga Pandaan Malang, Sapto Gianto kepada Malang Post.
Kecelakaan pertama terjadi di area enterchange Singosari. Mobil yang terlibat kecelakaan adalah Subaru nopol N 1453 CN. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00. "Pengemudinya selamat, hanya luka lecet saja," kata Sapto.
Sementara menurut salah satu petugas, kecelakaan itu terjadi saat mobil Subaru melaju dari arah Singosari menuju Pandaan. Tidak jelas sebabnya, mendadak kendaraan oleng dan langsung menabrak pembatas jalan. Kerasnya benturan membuat bodi kendaraan pun rusak parah.
Sementara di KM 62-800 mobil yang terlibat kecelakaan adalah Nissan March W 1990 CA. Sama seperti mobil Subaru, mobil Nissan March ini juga menabrak pembatas jalan. "Sekarang masih dalam penanganan. kronologisnya bagaimana, kami mesih belum tahu," kata petugas.
Sementara itu Humas PT Jasamarga Pandaan Malang, Agus Tri A membenarkan adanya dua kecelakaan tersebut. Namun demikian, dia mengaku tak memiliki data untuk peristiwa kecelakaan. "Tadi langsung ditangani kepolisian. Yang jelas tidak ada korban jiwa," ungkapnya.
Agus mengatakan di hari ke dua operasional tol Mapan, jumlah pengguna tol meningkat. "Kalau data pastinya kami belum menerima. Tapi dari jumlah fisik kendaraan yang masuk maupun yang keluar, lebih banyak hari ini dibandingkan kemarin," tambahnya.
Agus juga mengimbau kepada para pengendara yang menggunakan jalan tol untuk selalu hati-hati dan tetap mengutamakan keselamatan.
"Batas maksimal kecepatan yaitu 80 kilometer per jam. Ini harus diperhatikan. Juga rambu-rambu yang terpasang wajib diperhatikan," tandasnya.(ira/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :