Depresi, Warga Dampit Nekat Gantung Diri


MALANG - Warga Desa Jambangan Kecamatan Dampit, Selasa (13/8) siang geger. Masyarakat heboh dengan aksi nekat Suwaji, warga setempat. Pria berusia 42 tahun ini mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Korban ditemukan tewas tergantung di dalam kamar rumahnya dengan menggunakan tali tambat warna biru. Dugaannya, aksi nekat tersebut dilakukan lantaran korban depresi.
"Hasil olah TKP dan pemeriksaan tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Meninggalnya murni karena gantung diri. Keluarga juga tidak berkenan dilakukan otopsi," jelas Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.
Adalah Widyaningsih, 44, istrinya yang kali pertama menemukan korban. Siang itu sekitar pukul 10.30, saksi baru saja pulang mengajar sebagai guru PAUD. Saat pulang, ia mendapati rumahnya dalam keadaan tertutup dan sepi.
Saksi lantas masuk ke dalam rumah. Ia mencari keberadaan suaminya. Ketika masuk ke dalam kamar, ia terkejut setelah melihat tubuh suaminya tergantung.  Widyaningsih lantas berteriak histeris dan minta tolong. Saudara serta tetangga yang mendengar lantas berdatangan untuk memastikan apa yang terjadi.
Begitu mengetahui korban tewas tergantung dan menganggap kematiannya tidak wajar, warga lalu melaporkan ke perangkat desa dan Polsek Dampit. "Dari olah TKP ditemukan botol berisi setengah obat pertanian jenis gramazon di dekat plafon. Dugaannya obat tersebut sudah diminum oleh korban," jelasnya.(agp/lim)

Berita Terkait