Mahasiswa UB Ciptakan Aplikasi Ibu Hamil- Smart Mother


Smart Mother atau disingkat Smaother, adalah aplikasi yang diperuntukkan bagi wanita hamil dan para ibu untuk memantau perkembangan buah hati. Smaother terutama berfungsi untuk mencegah penyakit stunting pada bayi. Aplikasi yang dirancang oleh 8 mahasiswa Universitas Brawijaya itu, meraih medali emas di Malaysia!
Perancangnya adalah Arini Dina Yasmin (FISIP 2015), Ismelia Novitasari (FEB 2015), Adam Syarif Hidayatullah (FILKOM 2016), Titus Christian (FILKOM 2016), Pramudhia Khansa Kirana (FK 2016), Fanny Novanty Nur Hanifah (FK 2016), Meishita Wulansari (FK 2016) dan Lina Fitra (FILKOM (2016).
Berkat ide cemerlang membuat Smaother, aplikasi ini diganjar medali emas di kategori Tertiary Level pada ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2019 2-4 Mei 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia. Aplikasi Smoather berangkat dari tingginya bagi di dunia yang terkena stunting yakni dengan persentasi 22 persen.
"Di Indonesia sendiri terbilang tinggi perderita stunting yang jika tidak dicegah sedini mungkin akan berpengaruh terhadap generasi ke depan," ujar salah satu tim, Arini Dina Yasmin.
Stunting adalah sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Penyebab utama stunting yakni kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak menginjak usia 2 tahun.
Lebih lanjut Arini memaparkan di Indonesia angka bayi yang menderita stunting berada diangka 36 persen. Sehingga diperlukan edukasi yang lebih mendalam terkait bahaya, cara mendeteksi dan pencegahan secara mudah dan menyeluruh.
"Aplikasi ini dikerjakan selama dua bulan mulai dari membuat ide hingga jadi sebuah aplikasi Smaother, namun masih perlu dikembangkan lebih lanjut," urai Arini, sapaan akrabnya.
Pada kompetisi WYIE 2019, 8 mahasiswa dari UB ini harus bersaing melawan kontingen dari 11 negara lainnya. Seperti Indonesia, Malaysia, Saudi Arabia, Hongkong, Lao People'S Democratic Republic, Qatar, Vietnam, Australia, Taiwan, China, dan Maldives.
Meski telah mendapat medali emas, namun tim ini tidak luas begitu saja. Mereka masih berambisi untuk mengembangkan aplikasi Smaother agar bisa menjangkau masyarakat luas melalui apps store.

Berita Terkait