Lima Mahasiswa UB, Berprestasi karena Bakteri


Rupanya bakteri ada di mana-mana, di sekitar manusia. Bahkan sumber paling utama ada pada barang-barang yang sering kita bawa. Ya, seperti gadget kita sendiri. Hal ini banyak tidak disadari karena masyarakat sudah sangat bergantung pada gadgetnya. Namun, keberadaan bakteri itu justru menjadi ajang prestasi dan peluang bisnis bagi lima mahasiswa Universitas Brawijaya.
Padahal bakteri yang ada di gadget inilah yang bisa menyebabkan seseorang terserang penyakit flu, demam, diare bahkan penyakit tidak terduga lainnya. Nah, berawal dari latar belakang penggunaan gadget yang hampir tidak bisa lepas dari keseharian manusia inilah, sejumlah muda-mudi Kota Malang membuat sebuah terobosan.
Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat inovasi brilian dengan menghadirkan produk bernama Protect Magic. Produk ini begitu brilian karena membawa kelimanya menuai penghargaan dalam ajang internasional bergengsi Asian Youth Innovation Awards (AYIA) - Malaysia Technology Expo (MTE) 2019 belum lama ini.
Mereka adalah M. Kiki Saputra, Grandy Zovanca, Revin Yohanes Abraham, Cynthia Ayu Dwi Lestari dan Rininta Arifianingsih. Mereka menciptakan produk berbentuk spray yang penggunaannya tinggal disemprotken ke gadget seperti pembersih kaca. Jangan khawatir gadget rusak, karena produk yang mereka ciptakan berbahan ekstrak buah apel dan kelapa.
Dijelaskan bahwa produk ini memiliki tiga manfaat sekaligus. Ketua tim riset M. Kiki Saputra menjelaskan manfaat dari produk mereka ini adalah melindungi smartphone dari bakteri Staphylococcus aureus (S. aureus), membersihkan dan memberi aroma harum pada HP.
Bakteri S. aureus sendiri merupakan salah satu patogen opotunistik yang bisa menyebabkan beragam penyakit pada manusia dan hewan seperti bakteremia, endokarditis, osteomielitis, serta penyakit kulit.
“Mayoritas dari kita kurang menjaga kebersihan dari HP itu sendiri sehingga bakteri yang menempel di dalamnya bisa berkembang biak, sebuah penelitian menyebut bahwa ada bakteri S. aureus di HP,” terang Kiki.
Bakteri tersebut ternyata bisa berdampak buruk bagi manusia, seperti menyebabkan ruam merah dan gatal. Apabila kontak dengan manusia, misalnya makan menggunakan tangan usai memegang HP tanpa cuci tangan bisa mengontaminasi tubuh. Dan mengakibatkan terjadinya batuk, diare, flu, demam tinggi bahkan bisa berujung pada penyakit jantung.
Dengan menggunakan Protect Magic maka smartphone akan terhindar dari bakteri dan pengguna pun merasa nyaman memakainya, setiap saat tanpa takut terjangkit penyakit. Sebelumnya proses pembuatan ekstrak magic membutuhkan waktu yang terbilang panjang, karena sebelumnya produk ini telah melalui uji coba dengan tiga kali ulangan.
”Dari ulangan pertama hingga ketiga hasil ekstrak apel dan kelapa ini menunjukkan zona hambat yang semakin meningkat. Artinya, bahwa Protect Magic bersifat reaktif dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus,” jelas Kiki.
Produk dalam bentuk spray yang memiliki banyak manfaat yang dibutuhkan masyarakat ini bahkan beberapa waktu lalu mendapatkan dua penghargaan sekaligus dalam ajang Asian Youth Innovation Awards (AYIA) - Malaysia Technology Expo (MTE) 2019 yang berlangsung pada 21 hingga 23 Februari 2019 di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, Malaysia lalu.
Dua penghargaan yang diraih di ajang bergengsi tersebut adalah Gold Medal dan Special Awards dari International Invention and Innovation Promotion Assosiation in Honor of Highest Standart of Excellence.

Berita Terkait

Berita Lainnya :