Jokowi Terkesan Mobil Berbahan Bakar Air Toyota



Malang-post.com - Pameran mobil GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada 2-12 Agustus 2018 menjadi magnet otomotif terbesar di Indonesia tahun ini. Malang Post menjadi satu-satunya media dari Jawa Timur yang diundang oleh Auto2000. Ya, ini magnet terbesar dunia otomotif, Presiden Joko Widodo berkesempatan membuka event otomotif terbesar di Indonesia itu.
GIIAS 2018 digelar di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang. Tercatat ada sekitar 27 merek mobil dan 10 merek motor meramaikan hajatan otomotif tahunan itu, beserta jajaran produk terbarunya. Juga, ratusan industri turunan otomotif ikut serta dalam event bergengsi ini.
Presiden RI Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menghadiri pembukaan pameran pada Kamis 2 Agustus 2018. Jokowi membuka pameran, kemudian berkeliling ke booth yang berdiri mulai dari Hall 1 sampai dengan Hall 10.
Malang Post memotret dari dekat kekaguman Jokowi pada Toyota Mirai dan Toyota Prius.  Ia cukup lama berdiskusi dengan Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM). Berdiri disamping Henry dengan muka serius, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, ia yang punya hajat.
Wajar jika Jokowi memberi waktu khusus di depan Mirai. Itu adalah mobil listrik berbasis bahan bakar hydrogen atau dikenal dengan teknologi Full Cell Electric Vehicle (FCEV). Dalam bahasa Indonesia, Mirai berarti masa depan. Ia melampui mobil berbahan bakar fosil maupun mobil hybrid yang gabungan BBM dan tenaga listrik. Mirai berbahan bakar hydrogen (H2O), sebut saja air.
Mirai dikenalkan di Tokyo Motor Show 2011 sebagai mobil konsep. Tampil di luar negeri pertama di Los Angeles Auto Show pada November 2014. Lalu pada 2015, diproduksi secara komersial dengan pasar Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Sejak masuk pangsa komersil, hingga kini Toyota Mirai telah terjual sekitar 6.500 unit.
Mirai diproduksi di pabrik Jepang, Toyota, Aichi (Motomachi plant). Ia berbody style sedan empat pintu dengan layout Front-engine, front-wheel-drive. Jika merunut asal muasalnya, Mirai ini memiliki DNA dari mobil konsep Toyota FCV.
Sesuai panduan Gaikindo, Mirai memakai Mesin Electric motor, fuel cell-powered 113 kW (152 hp) 335 N·m (247 lbf·ft). Batterynya 1.6 kWh Nickel-metal hydride, dengan jarak tempuh 502 kilometer. Wheelbasenya 2,780 milimeter (109,4 inci), panjang: 4,890 milimeter (192,5 inci), lebar: 1,815 milimeter (71,5 inci), tinggi: 1,535 milimeter (60,4 inci) dan curb weight: 1,850 kilogram.
Presiden Jokowi sendiri sebelum meninjau booth Toyota di hall 10B juga membuka GIIAS. Beliau menegaskan industri otomotof global kian berkembang, teknologi terkini juga sudah diciptakan untuk mempermudah mobilisasi masyarakat.
“Pemerintah tengah melakukan sejumlah upaya yang turut mendukung industri otomotif seperti berdiskusi dengan kepala negara negara lain, menyiapkan insentif yang diberikan kepada industri automotif melalui tax holiday, tax allowance, dan super deductionyang sedang menjadi kajian di Kementerian Keuangan,” urainya.
Misi Toyota sendiri dalam GIIAS 2018 adalah mendukung implementasi dari kebijakan pemerintah atas Euro4. Mendukung terwujudnya Indonesia yang minim polusi. Di GIIAS, Toyota mengusung tema Empowering Mobility, Beyond Possibility.   
Tak hanya menampilkan produk-produk unggulan di sejumlah segmen yang telah dipasarkan  saat ini, tapi justru sangat fokus untuk menghadirkan kendaraan dan teknologi terkini serta masa depan yang berbasis teknologi elektrifikasi maupun autonomous tingkat tinggi.
Menurut Henry Tanoto, pada GIIAS 2018, Toyota hadir dengan semangat baru dengan menampilkan perkembangan teknologi yang bisa dikatakan akan menjadi tulang punggung industri otomotif dan mobilitas di masa datang. Sekaligus untuk memberikan wawasan informasi yang lebih luas kepada masyarakat dalam pengembangan teknologi otomotif terdepan, termasuk tantangannya.
Maka Toyota juga menghadirkan Prius Plug-In Hybrid EV dan Mirai Fuel Cell EV. Ini mereprensentasikan semangat Toyota untuk secara bertahap melepaskan ketergantungan produk otomotif terhadap bahan bakar konvensional berbahan bakar fosil (Bahan Bakar Minyak) atau dikenal juga dengan kendaraan ramah lingkungan. Toyota telah memasuki era pengembangan mobil ramah lingkungan sejak 1990-an dengan keberhasilan Toyota Prius sebagai pionir dan icon kendaraan ramah lingkungan di pentas global.
Prius Plug-In Hybrid EV adalah salah satu dari seri kendaraan ramah lingkungan Toyota dengan teknologi terbaru yang secara resmi diluncurkan tahun 2016. Selain ditopang desain yang canggih dan ekspresif, Prius Plug-In Hybrid EV mempunyai daya jelajah mode Electric Vehicle (EV)  sepanjang 68,2 km. Mobil ini juga dilengkapi alat quick charger dan hanya membutuhkan charger AC 100 V (6A), sehingga meningkatkan tingkat kenyamanan karena pengisian listrik tidak memerlukan instalasi sirkuit khusus.(ary/han)

Berita Lainnya :