Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas


MALANG - Saat ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan juga jajaran pemerintah pusat sedang berusaha untuk menyelesaikan rancangan undang-undang kewirausahaan nasional. Pada peraturan tersebut, salah satu tujuan utamanya ingin membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ‘naik kelas’.
Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Eddy Susetyo mengungkapkan, saat ini, jumlah pelaku UMKM yang ada di Indonesia sekitar 59,1 juta. Sebanyak 99 persen diantaranya, didominasi oleh usaha mikro. Sementara untuk usaha kecil jumlahnya tidak sampai 50 ribu. Sementara untuk usaha menengah, tidak sampai 20 ribu.
“Sehingga, kami berpikir bagaimana caranya usaha mikro yang sangat kecil bisa naik kelas dan kesenjangan ekonomi lebih cepat teratasi,” terang dia ketika ditemui Malang Post dalam suatu kesempatan.
Apalagi, Andreas melanjutkan, dari usaha mikro yang ada, sebanyak 60 persen didominasi oleh pelaku usaha perempuan. Sesuai yang diharapkan pemerintah bahwa perempuan mandiri sumber perubahan, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Para perempuan bisa mengembangkan usahanya dan juga bisa menjadi sumber pertumbuhan baru,” kata dia.
Sehingga, dengan adanya Bank Perkreditan Rakyat (BPR), pihaknya berharap bisa merangkul semua pengusaha kecil.
“BPR kan punya jaringan di bawah. Mereka bisa menjadi mitra untuk pengusaha mikro,” papar dia.  (tea/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :