Malang Creative Fair, Bidik Segmen Middle Up


MALANG – Memanfaatkan kedatangan wisatawan yang tengah berlibur di Kota Malang akhir tahun ini, Basuki Putra Lacasa Art Gallery menggeber pameran multi produk, Malang Creative Fair. Dalam event yang digelar di Malang City Point (MCP) 21 Desember 2017-10 Januari 2018, 14 UKM dari berbagai sektor, mulai furniture, batik, properti hingga kuliner yang ikut serta membidik segmen middle up.
Penyelenggara Pameran, Roy Anugrah mengatakan, momen akhir tahun ini dimanfaatkan untuk menggeber pameran untuk memperkenalkan produk masing-masing UKM. Selain menghadirkan produk unggulan masing-masing usaha, dalam pameran ini juga digeber beragam promo. “Ada berbagai macam produk yang digeber. Masing-masing stan yang ikut menawarkan promo diskon mulai 10 persen hingga 60 persen,” kata Roy kepada Malang Post.
MCP sendiri dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan pameran karena kegiatan ini sengaja menyasar segmen middle up. Pasalnya MCP sendiri dekat dengan kawasan perumahan elit seperti Istana Dieng, Bukit Dieng dan Delta Dieng. “Warga perumahan juga menjadikan MCP sebagai tempat berbelanja atau hang out. Sehingga sembari mereka berbelanja, bisa melirik produk yang dihadirkan di pameran ini,” sambungnya.
Roy melanjutkan, pameran yang bekerjasama dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB) ini diharapkan tidak hanya meningkatkan omzet penjualan, tetapi juga bisa mengangkat produk UKM satu level lebih tinggi. “Kami berharap, peserta pameran bisa mengikuti selera pasar menengah ke atas dengan menonjolkan prduknya yang berkualitas. Selain itu, produk teman-teman yang berasal dari UKM Malang, Probolinggo dan Pasuruan bisa diekspor,” lanjut dia.
Salah satu stan pameran, Fres Green Organik menghadirkan beragam bahan baku makanan organik, antara lain bumbu pecel, bumbu masak, sambal, beras merah dan beras hitam. Produk organik tersebut berasal dari dalam negeri serta ada juga beberapa bahan import. “Ada beberapa UKM yang bekerjasama dengan kami, dari Surabaya, Yogyakarta hingga Bogor. Kami juga gabung di Komunitas Organik Indonesia. Selain itu, kami juga impor bahan organik dari luar,” beber Pegawai Fres Green Organic, Andriana, saat ditemui Malang Post.
Untuk penjualannya, semua produk yang dijual hampir merata. Bahan baku alami seperti mie, sayur-sayuran hingga beras paling banyak diburu pengunjung. “Setidaknya, ada 10 produk yang laris di pasaran. Bumbu masak kami juga dapat digunakan untuk anak berkebutuhan khusus,” tukas Adriana.
Selain produk masak, pihaknya juga menjual berbagai macam tas dan dompet wanita yang berasal dari salah satu UKM yang terletak di kawasan Kasin, Kota Malang. “Semuanya dari kulit asli. Kami juga sering mengikuti pameran di Bandung dan juga Bogor,” pungkas dia.(tea/nda)

Berita Lainnya :