Koperasi Produsen Bantu UMKM Kembangkan Usaha


MALANG - Koperasi Produsen Cipta Karya Madani, hadir untuk masyarakat Malang Raya yang memiliki usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Keberadaan Koperasi Produsen ini, membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya. Demikian disampaikan Ninik Ayundari, Selasa (2/7) siang.
"Koperasi kami ini, bukan simpan pinjam. Melainkan koperasi syariah yang anggotanya khusus pelaku wirausaha, seperti petani, nelayan dan UMKM," ucap Ninik Ayundari, Ketua Koperasi Produsen Cipta Karya Madani.
Ninik mengatakan, koperasi yang baru berbadan hukum tahun 2018 ini bukan koperasi konvensional. Melainkan koperasi berprinsip syariah. Tujuan utamanya, membantu pelaku usaha dan UMKM untuk mengembangkan usahanya. Selain memberikan bantuan permodalan, koperasi ini juga membantu memasarkan produk para pelaku UMKM. Dengan harapan produknya tidak hanya terkenal di daerahnya saja, melainkan juga di daerah lain.
Karena itu, agar pelaku usaha dan UMKM bisa mengembangkan produknya yang berkualitas, Koperasi Produsen Cipta Karya Madani, menggelar pelatihan dan diklat kewirausahaan. Pelatihan dan diklat dengan dengan pemateri beberapa pengusaha sukses ini, diselenggarakan di Hotel Santana Kepanjen, Selasa (2/7) siang.
Melalui diklat dan pelatihan yang dikerjasamakan dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, diharapkan para pelaku usaha bisa semakin meningkatkan produknya. Selain itu, ke depan mereka nantinya juga akan mendapat bantuan kredit usaha rakyat (KUR) dari Pemerintah Provinsi Jatim.
"Diklat dan pelatihan ini, tidak hanya kami selenggarakan di Malang, dengan peserta pelaku usaha dan UMKM Malang Raya serta Blitar. Tetapi juga akan kami adakan di Probolinggo, Madiun serta Gresik, karena koperasi kami tidak hanya melingkupi Malang Raya, melainkan seluruh Jawa Timur," jelasnya.
Lebih lanjut, Ninik yang juga seorang guru ini mengatakan, melalui diklat dan pelatihan inilah, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk permodalan pelaku usaha akan turun. "Sehingga, pelaku usaha yang kekurangan modal tidak perlu lagi ke rentenir, namun bisa mendapatkan modal dari koperasi produsen ini," tuturnya. (agp/udi)