Bekraf Bantu 200 Akte Pendirian Pelaku Ekonomi Kreatif

 
BATU – Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) mendorong para pelaku usaha ekonomi kreatif memiliki badan hukum, untuk jaminan kepastian hukumnya. Karena itu, Bekraf berusaha untuk membantu para pelaku ekonomi kreatif untuk memiliki badan hukum, termasuk akan membagikan 200 akta pendirian badan usaha kepada pelaku ekonomi kreatif yang terseleksi.
Kasubdit Harmonisasi dan Fasilitasi Bekraf Linda Suryani mengatakan, Sosialisasi dan Fasilitasi Pendirian Badan Hukum untuk pelaku ekonomi kreatif yang digelar oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) pada hari Selasa (28/8) kemarin di The Singhasari Resort, untuk membantu para pelaku usaha ekonomi kreatif agar usaha yang mereka memiliki badan usaha.
"Kami juga telah bekerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia untuk membantu kami mewujudkan kegiatan tersebut, tahun 2019 kami juga telah menargetkan 200 akte gratis bagi pelaku usaha ekonomi kreatif yang telah lolos seleksi dari tim Bekraf," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Plt Wali Kota Malang  Sutiaji yang menjadi  keynote speaker menyampaikan harapannya, seluruh start up yang ada di Kota Malang hendaknya terus berupaya untuk meningkatkan daya saingnya melalui kreatifitas yang terus terasah. 
Melalui kegiatan ini, lanjut Sutiaji, para pelaku usaha ekonomi kreatif juga diharapkan memiliki badan hukum bagi usaha yang dimilikinya karena dengan berbadan hukum maka akan banyak kesempatan mengembangkan pasar. Untuk Kota Malang, sudah ada 4 sektor ekonomi kreatif yaitu kuliner, animasi, desain, game dan aplikasi yang akan terus dikembangkan. 
"Ada banyak sekali hasil - hasil kreativitas generasi muda asal Kota Malang yang telah sukses dibidangnya sehingga mampu menarik perhatian banyak orang baik di kancah nasional maupun internasional" jelas Sutiaji.
Kedepan, dia berharap agar para pelaku UMKM juga terus menggali banyak informasi dan pengetahuan melalui sosialisasi dan pelatihan-pelatihan yang ada untuk meningkatkan kualitas produknya, misalnya kualitas packaging nya agar lebih menarik perhatian konsumen.
Selain itu, untuk membantu permodalan bisa melalui Jaminan Kredit Daerah. Dengan Jamkrida diharapkan mampu mengangkat perekonomian masyarakat bawah melalui usaha - usaha kreatifnya. (aim)

Berita Terkait