Tugas Cawawali, Ambil Nomor Antrean


Mekanisme pengundian nomor urut Paslon hari ini akan dilalui dalam dua tahap pengambilan nomor. Hal inilah yang nantinya menentukan berapa nomor urut bagi para Paslon untuk pesta demokrasi Kota Malang tahun ini.
 “Pertama calon wakil wali kota mengambil nomor antrean. Kedua calon wali kotanya mengambil nomor urut undian Paslon,” tegas Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang Ashari Husen S.Sos.
Mekanisme ini kemudian dijelaskan lebih rinci oleh Komisioner KPU Kota Malang lainnya yang membidangi Divisi Hukum Fajar Santosa SH MH. Ia menjelaskan saat ditemui usai kegiatan Penetapan Paslon di Hotel Ijen Suites Kota Malang.
Mekanisme yang akan dilalui betul dengan dua tahapan pengundian. Pertama akan ditentukan terlebih dahulu Paslon siapa yang akan mengambil undian nomor urut Paslon pertama, kedua dan terakhir. Maka dari itu KPU terlebih dahulu menyiapkan nomor antrean.
“Istilahnya nomor antrean. Jadi diambil dulu nomor antrean atau nomor urut untuk mengambil nomor undian yang akan menentukan nomor urut Paslon secara resmi,” papar Fajar.
Ia menerangkan kembali bahwa nomor antrean dan nomor urut Paslon nantinya tidak akan dimasukkan ke dalam wadah seperti mangkok terbuat dari kaca yang dapat dilihat karena bening. Setelah nomor urut mengambil didapat barulah ditentukan pengambilan nomor urut Paslon.
Fajar menjelaskan bahwa secara teknis, gambaran besar mekanisme pengambilan nomor urut Paslon seperti itu. Ia berharap seluruh Timses atau Paslon sendiri dapat mengikuti tahapan ini secara baik dan kondusif.
Pengundian nomor urut Paslon akan dilaksanakan hari ini pukul 18.00 WIB di Hotel Harris Kota Malang. Pendukung tiap Paslon dipersilahkan menunjukan alat kampanye dan yel-yel dukungan kepada Paslon-Paslonnya.
Sementara itu, terkait penetapan Paslon yang dilakukan KPU Kota Malang, secara resmi sudah diumumkan. Hal itu berdasarkan persyaratan-persyaratan yang sudah dipenuhi seluruh Paslon sebelumnya.
Ketua KPU Kota Malang, Zaenudin ST MAP menjelaskan bahwa penetapan Paslon ditentukan berdasarkan hasil penelitian administratif berkas calon dan pencalonan masing-masing Paslon.
“Ya yang sudah dijalani sebelumnya dan melihat hasil penelitian berkas persyaratan baik calon maupun persyaratan pencalonan semua dinyatakan Memenuhi Syarat. Maka tiga Paslon sudah resmi ditetapkan sebagai peserta Pilkada,” ungkapnya.
Usai mengungkapkan SK Penetapan Paslon, KPU juga mengimbau bahwa tahapan selanjutnya akan semakin padat dan serius. Salah satunya adalah pengundian nomor urut Paslon. Yang akan dilakukan pada 13 Februari 2018, hari ini.
Dalam pengundian nomor urut hari ini, KPU memberikan kesempatan lebih besar kepada pendukung untuk hadir mendukung. Jika dalam tahapan-tahapan sebelumnya pendukung hanya boleh ikut maksimal 30 – 35 orang saja, pada pengundian nomor urut dibatasai maksimal 75 orang boleh hadir.
“Ya monggo dibawa alat-alat kampanyenya. Bendera, kaos, spanduk, banner. Asal jangan dibawa dengan menggunakan tongkat pancang nanti kita sweeping sebelum masuk,” tegas Zaenudin.
Sementara itu Zaenudin mengingatkan seluruh LO Paslon untuk segera merampungkan Laporan Dana Rekening Awal (LADK). Dimana batas terkahir pengumpulan adalah tanggal 14 Februari mendatang. Ini merupakan instrument persyaratan baru yang diatur Peraturan KPU untuk mengawasi sumber dana kampanye tiap Paslon.
Sementara itu Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK MH menjelaskan bahwa pihaknya akan menerjunkan sebanyak 308 personel untuk mengawal tahap pengundian nomor urut Paslon. Hal ini dikatakannya karena tahapan ini akan mengundang banyak massa pendukung.
“Setelah penetapan Paslon seluruh tahapan akan mendapatkan pengawalan dan pengawasan yang sesuai standar pengamanan pemilu. Juga untuk mengantisipasi adanya gesekan antar massa. Semua harus diantisipasi,” tegas Asfuri.
Dalam penetapan Paslon kemarin pun, Kapolres Malang Kota juga secara resmi dan secara simbolis menurunkan 24 personelnya untuk menjadi Pengawal Pribadi (Walpri) Paslon. Masing-masing Paslon akan diberikan delapan Walpri. Tiap anggota Paslon akan dikawal empat Ealpri yang secara bergantian akan mengawal dan mengamankan Paslon di tiap-tiap kegiatan pemilu (ica/ary)

Berita Lainnya :