Kubu Prabowo Klaim Unggul 52,24 Persen


JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merilis penghitungan sementara Pemilu 2019 versi mereka. Hasilnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 54,24 persen suara. Artinya unggul dari Jokowi-Ma'ruf Amin yang mendapat 44,14 persen.
Hasil penghitungan itu berdasarkan formulir C1 yang didapat dari 444.976 TPS atau 54,91 persen TPS di seluruh Indonesia. Total di seluruh Indonesia terdapat 810.329 TPS.
BPN Prabowo-Sandi memaparkan hasil penghitungan itu di sela agenda pemaparan dugaan kecurangan Pemilu 2019. Anggota Tim IT BPN Laode Kamaludin memaparkan data yang mereka miliki itu.
Laode mengatakan angka tersebut dipastikan valid dan tak bisa lagi diganggu gugat. Jika pun ada perubahan, tetap angka tertinggi akan didapat oleh paslon 02. "Kami lakukan semacam simulasi bagaimana posisi kita secara acak. Kalau itu lima belas persen dapat berapa, kalau posisi 29 persen dapat berapa kalau 37 persen dapat berapa. Dan semua beri angka stabil kita (Prabowo-Sandi) stabil di angka 58-54 persen," katanya.
Jika ada yang mau menantang untuk adu data, BPN pastikan siap. Karena data itu pun didapat dari perhitungan yang diklaim ril berdasarkan bukti-bukti yang ada. "Mana data mu, ini data ku," kata Laode.
Penghitungan BPN Prabowo-Sandi ini bertolak belakang dengan sistem penghitungan (Situng) dari KPU. Dalam Situng KPU, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin konsisten unggul dari Prabowo-Sandi.
Misalnya, situng KPU per kemarin yang telah mencapai 80 persen, mencatat Jokowi-Ma'ruf meraih 69.566.654 suara atau 56,32 persen. Sementara Prabowo-Sandi mendapat 53.947.325 suara atau 43,68 persen.
Jumlah ini diperoleh dari total 80 persen suara atau 655.812 TPS dari total 813.350 TPS yang telah masuk ke dalam laman resmi KPU.
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akan menolak hasil perhitungan KPU bila hasil perhitungan terbukti curang. Di depan pendukungnya di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (14/5) , Prabowo menegaskan tidak akan menyerah untuk mencari keadilan.
"Kami masih menaruh secercah harapan, tapi yang jelas sikap saya adalah saya akan menolak hasil penghitungan yang curang," kata Prabowo saat menutup acara Pemaparan Data Kecurangan Pemilu 2019.
Prabowo mengingatkan penyelenggara KPU agar bersikap adil dan jujur dalam melakukan perhitungan. "Kami mengimbau, insan-insan di KPU. Kami mengimbau kau anak Indonesia yang ada di KPU," katanya. (cni/van)

Berita Terkait

Berita Lainnya :