KPU Kembalikan 30 Persen Berkas Pileg

KEPANJEN - Ada sekitar 30 persen berkas pendaftaran bacaleg, yang dikembalikan KPU Kabupaten Malang ke parpol yang menjadi peserta pemilihan legislatif (Pileg), kemarin siang. Berkas tersebut dikembalikan, karena ada kekurangan yang harus dilengkapi.
“Hasil verifikasi yang kami lakukan, ada sekitar 30 berkas pendaftaran yang kami kembalikan karena ada kekurangan yang harus dilengkapi. Pengembalian berkas, dengan memanggil perwakilan parpol,” jelas Abdul Holik, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Malang. 
Menurutnya, berkas yang dikembalikan hanya karena kekurangan administrasi saja. Seperti ijazah yang belum dilegalisir, serta belum ada keterangan dari Pengadilan Negeri (PN). Termasuk juga kesalahan nama yang harus diperbaiki. 
“Contohnya nama antara KTP dan ijazah tidak sama. Misalnya, di KTP tertulis Juwono namun pada ijazah tertulis Juono tanpa ada huruf W,” terang dia.  Masa perbaikan berkas ini, lanjut Holik, mulai hari ini tanggal 22 sampai 31 Juli. 
Lebih dari waktu yang ditentukan tersebut, berkas tidak akan diterima. Dia berharap parpol segera melengkapi berkasnya. Ia mengatakan, hingga kini, pihaknya belum menemukan bacaleg yang pernah tersangkut hukum, seperti korupsi, asusila ataupun narkoba.     
Pada masa tahapan tanggapan masyarakat tanggal 12 - 21 Agustus, menurutnya, masyarakat bisa memberi masukan ke KPU jika memang ada yang mengetahui bacaleg yang diumumkan pernah terlibat kasus tersebut. 
“Kami harapkan pada saat tahapan, masyarakat bisa memberikan informasi jika memang ada bacaleg yang pernah terlibat tindak pidana,” paparnya.  Namun, dia mengakui ada beberapa bacaleg yang pernah menjadi narapidana kasus pencurian, perjudian dan pelanggaran HAKI. 
“Kami tidak sebut nama, tetapi ada beberapa yang merupakan mantan narapidana. Tetapi mereka sudah melengkapi persyaratan, kalau pernah menjadi mantan narapidana,” ucapnya kepada Malang Post. (agp/mar)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :