Kabupaten dan Batu Dikuasai Wajah Lama, Kota Malang Orang Baru


MALANG - Wajah-wajah lama bakal tetap duduk di kursi DPRD Kabupaten Malang dan DPRD Kota Batu periode 2019-2024. Sementara di Kota Malang, didominasi wajah baru yang  berpotensi menghias gedung dewan untuk lima tahun mendatang.
Berdasarkan penghitungan sementara hasil Pemilu 2019, sejumlah caleg petahana optimis lantaran  perolehan suara yang diraih tinggi. Miskat, calon anggota legislatif (caleg) Golkar dari daerah pemilihan (dapil) VII mengaku optimis tetap pertahankan kursinya. Caleg dari dapil yang meliputi Kecamatan Wajak, Poncokusumo, Tumpang, Jabung dan Tajinan ini menyatakan sudah mendapat 10 ribu suara lebih.
"Saya sangat optimis bisa mendapat kepercayaan lagi (menjadi anggota DPRD, red). Namun tetap menunggu hasil rekapitulasi tingkat PPK yang masih berlangsung," jelas Miskat.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Malang ini mengaku, mendapat dukungan mutlak di wilayah Kecamatan Wajak, yang merupakan wilayah tempat tinggalnya. Di Kecamatan Wajak, Miskat, mendapat sekitar 10 ribu suara. Sementara di beberapa kecamatan lainnya, ia juga mendapat suara.
"Kalau berdasarkan data C1 yang saya miliki, sangat optimis bisa mendapatkan kursi. Tetapi sekali lagi tetap masih cemas menunggu hasil rekapitulasi PPK," ucapnya.
Achmad Andi, caleg Partai Nasdem, dari Dapil IV (Kecamatan Pakisaji, Wonosari, Ngajum, Sumberpucung, Kalipare serta Kromengan) juga optimis kembali melenggang ke gedung dewan. Mantan politisi Partai Golkar ini mengaku sudah mendapat 9.000 suara.
Jumlah suara tersebut, berdasarkan data C1 yang dimilikinya. Itupun, baru di empat kecamatan. Yakni Pakisaji, Wonosari, Ngajum dan Sumberpucung.
"Di Pakisaji, karena tempat tinggal saya mendapatkan sekitar 5.000 lebih. Ditambah dengan tiga kecamatan lain. Sedangkan untuk dua kecamatan, yakni Kalipare dan Kromengan saya belum mengetahui datanya," terang Achmad Andi.
Meskipun optimis bisa mendapatkan kursi, namun setidaknya dia masih menunggu kepastian. Karenanya tetap menanti hasil rekapitulasi tingkat PPK selesai.
Sementara itu, Unggul Nugroho, caleg Partai Gerindra, dari Dapil IV mengaku masih cemas menunggu hasil perolehan suara. Dia mengatakan sama sekali belum tahu, berapa perolehan suara untuknya. Namun demikian, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini, optimis bisa kembali mendapatkan kursi.
"Terus terang saya belum tahu berapa perolehan suara. Karena data C1 yang masuk ada yang tidak sama. Sekarang saya masih menunggu hasil rekapitulasi di tingkat PPK selesai," jelas Unggul Nugroho.
Termasuk dengan perolehan suara beberapa caleg Partai Gerindra lainnya, Unggul mengatakan belum mengetahui. "Karena semua caleg sekarang masih cemas menunggu hasil perhitungan di tingkat PPK. Doakan saja, masih mendapat kepercayaan," ucapnya.
Darmadi, caleg PDI Perjuangan Dapil VII, juga optimis bisa kembali mendapat kursi dewan. Meskipun, diakui hasil perolehan suara untuknya masih belum diketahui.
"Incumbent (dari Partai PDI-P, red) Insyallah mendapatkan kursi lagi. Seperti Didik Gatot Subroto, Hari Sasongko, Yoyok Pandan, Budi Kriswiyanto serta Sumai. Saya juga Alhamdulillah, Insyaallah masih mendapat," jelas Darmadi.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI Perjuangan, Kabupaten Malang ini, mengklaim perolehan kursi DPRD Kabupaten Malang tetap utuh. Bahkan yakin lebih dari hasil Pileg 2014 lalu.
Menurutnya, PDI Perjuangan memasang target awal di Pemilu 2019 sebanyak 17 kursi untuk DPRD Kabupaten Malang. Target ini meningkat dari hasil Pileg 2014 lalu, yang mendapatkan 13 kursi. Target tinggi ini diusung, karena sebagian besar wilayah di Kabupaten Malang, merupakan kantong dan basis partai berlambang banteng moncong putih itu.
Sementara perolehan sementara 14 kursi. Artinya setiap dapil  terdapat dua caleg yang bakal lolos. Dipastikan caleg incumbent yang maju di Pemilu 2019 ini, kembali mendapatkan kepercayaan publik untuk menjadi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Malang.(agp)

Berita Terkait

Berita Lainnya :