Siap Rebut Medal Emas

 
MALANG – Sepatu roda merupakan cabor terakhir Kota Malang yang mengirimkan perwakilan atletnya Yossi Aditya Nugraha di Asian Games yang berlangsung pada bulan Agustus mendatang. Atlet berusia 17 tahun dengan spesialisasi di Speed Skating ini berlaga dengan track record yang cukup bagus di kejuaraan Sepatu Roda Junior. Dan Asian Games menjadi pengalaman pertamanya mewakili Indonesia untuk berlaga di level multinasional.
Perwakilan Atlet Kota Malang Cabor Sepatu Roda, Yossi Aditya Nugraha mengatakan, saat ini dirinya masih mempersiapkan diri dengan latihan berkala di Training Camp di Jogjakarta untuk mempersiapkan kondisi fisik yang bagus dan prima. Dirinya juga akan melakukan test venue di Palembang yang akan dilakukan seminggu sebelum Asian Games berlangsung di Palembang. 
Sebelum persiapan di Asian Games ini, dirinya juga pernah melakukan TC di Jerman dan Belanda sebelum bulan puasa lalu. “Kalau dibilang siap, ya siap tidak siap, saya akan bertanding dengan memaksimalkan kemampuan saya,” ungkapnya ketika dihubungi Malang Post kemarin.
Dengan track record kejuaraan yang cukup baik, Yossi menyebutkan, dengan spesialisasi di Speed Skating, dirinya pernah berada di kompetisi Asian Championship dan Kejuaraan Dunia Sepatu Roda di Cina dengan membawa hasil yang baik. Yaitu meraih peringkat 7 untuk Maraton 42 km di Asian Championship dan meraih rangking 4 kategori tim beregu dan peringkat 12 di Marathon Junior 42 km. 
Selain itu, dirinya juga pernah menjuarai Swiss Marathon 2018, dengan meraih juara 2 untuk kategori Junior. “Selain itu, pada saat TC di Jerman saya juga mengikuti Europe Grand Prix di Jerman dan masuk rangking 20 besar,” terangnya.
Untuk di Asian Games mendatang, tutur Yossi, dirinya akan turun di kategori Speed Skating 20 km dengan target untuk mencuri medali emas pada tanggal 31 Agustus di Jakabaring, Palembang. Lawan kuat yang harus dihadapinya adalah Korea, Taiwan dan Jepang. Namun Jepang tidak menurunkan kontingennya untuk bertanding. Menjadi event multinasional pertama yang diikutinya, Yossi mengaku merasa senang, terharu dan juga gugup.
“Karena baru kali pertama ini membela Indonesia di event multinasional, sehingga banyak gugupnya. Namun, karena menjadi tuan rumah, motivasi untuk mendapatkan medali menjadi lebih besar,” pungkasnya. (dya/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :